26.9 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.9 C
Manokwari
More

    Derek Ampnir Ungkap Pemicu Banjir Berulang di Kampung Mansaburi Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Kepala BPBD Provinsi Papua Barat Derek Ampnir mengungkap penyebab utama terjadinya banjir periodik yang melanda Kampung Mansaburi, Kabupaten Manokwari. Ia menyebut, banjir dipicu oleh saluran yang tersumbat sehingga air tidak mengalir ke muara laut.

    “Saluran sungai mati menjadi titik permasalahan banjir yang melanda Kampung Mansaburi. Hingga kini prosesnya telah masuk pada tahap perpanjangan penanganan,” ujar Derek saat ditemui wartawan di Mansinam Beach Selasa (12/8/2025).

    Derek mengemukakan, telah dilaksanakan 3 kali perpanjangan penanganan dengan waktu sekali perpanjangan 14 hari. Dia berkata hingga kini update berangsur-angsur telah mulai berkurang ancamannya.

    Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Gercep Tangani Banjir-Longsor di Sorong

    “Sekarang juga sudah mulai membersihkan rumah-rumah penduduk dari lumpur yang cukup tebal. Jika dinilai telah aman maka penduduk akan kembali menempati tempat tinggal mereka masing-masing,” ujar Derek.

    Derek menyebut selama proses penanganan BPBD telah menemukan titik masalah. Yaitu terdapat saluran sungai yang menyebabkan air tidak mengalir ke muara laut sehingga menimbulkan banjir.

    Baca juga:  Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Maluku, Terasa hingga Kaimana

    “Dalam mengatasi dan membuka saluran sungai mati ini memerlukan peralatan yang cukup. Jika sungai ini dapat mengalirkan air ke muara laut maka Sungai Warior tidak akan menimbulkan banjir lagi,” tuturnya

    Selain itu, dirinya mengatakan dalam membersihkan lumpur yang cukup tinggi di beberapa titik memerlukan bantuan alat berat. Lumpur tersebut dapat mencapai 1 meter maka membutuhkan penanganan yang ekstra.

    Derek melanjutkan bahwa dalam menangani banjir harus efektif dan efisien dimana rumah warga masih dapat digunakan namun dampaknya yang dibersihkan dan tidak menimbulkan baniir terulang kembali.

    Baca juga:  BPBD Papua Barat Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Ombak Tinggi

    Kemudian dia berkata bahwa yang terpenting juga pastisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah dalam membersihkan. Karena ada waktu akan dilakukan transisi darurat ke pemulihan awal sehingga penduduk dapat kembali menempati rumahnya.

    “Pemerintah telah membantu logistik dan alat untuk membersihkan maka peran aktif masyarakat sangat penting akan dapat mempercepat proses pembersihan,” tutupnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Ranking FIFA ASEAN: Thailand Masih Raja, Indonesia Salip Malaysia

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara mengalami pergeseran drastis dalam rilis peringkat FIFA terbaru per Maret 2026. Timnas Indonesia sukses menyalip...

    More like this

    Massa Blokade Jalan, Tuntut Pelaku Tabrak Lari di Wondama Diproses Hukum

    WASIOR, Linkpapua.com- Keluarga YA, korban meninggal dunia setelah ditabrak oknum anggota Polres Teluk Wondama,...

    Anggota DPR RI Tegaskan Bakal Awasi Ketat Dapur Makan Bergizi di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Komisi IX DPR RI memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap operasional...

    Polda Papua Barat Siagakan 909 Personel-25 Pos Amankan Idulfitri 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya perayaan Idulfitri...