25.3 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
25.3 C
Manokwari
More

    Dewan Adat Salawati Batanta Jadi Model Lembaga Adat Digital di Papua Barat Daya

    Published on

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Dewan Adat Suku Salawati Batanta di Kabupaten Raja Ampat menjadi model kelembagaan adat digital di Papua Barat Daya. Pemerintah pusat menilai lembaga ini berhasil beradaptasi dengan transformasi teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya.

    “Kami berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat yang terus memberdayakan lembaga adat. Dukungan ini membuka ruang bagi kami untuk beradaptasi di era digital sambil tetap menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Suku Salawati Batanta,” ujar Ketua Dewan Adat Suku Salawati Batanta, Esau Parajal, Rabu (29/10/2025).

    Baca juga:  Bupati Manokwari Tegaskan ASN Harus Dapat Izin Resmi sebelum Pindah ke Pemprov

    Esau menilai perhatian pemerintah bukan sekadar bantuan, melainkan investasi strategis bagi penguatan posisi masyarakat adat. Ia menegaskan dukungan itu menjadi landasan untuk membangun lembaga adat yang mandiri dan modern.

    Menurut Esau, lembaga adat kini tak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian dan keterlibatan dalam pembangunan.

    Baca juga:  BKD Papua Barat Ingatkan Tenggat Pengumpulan Berkas Honorer, Maksimal 9 Mei

    “Adat harus menjadi motor sosial yang membawa kemajuan tanpa meninggalkan akar tradisi,” katanya.

    Pemerintah pusat melalui program penguatan adat mendorong penerapan sistem digital dalam administrasi dan tata kelola adat di Papua Barat Daya. Langkah ini diharapkan membuat lembaga adat lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

    Selain aspek teknis, program ini juga menumbuhkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adat. Pemerintah menegaskan kemitraan sejajar antara negara dan lembaga adat menjadi fondasi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Tanah Papua.

    Baca juga:  HUT Ke-23 DWP, Bupati Teluk Bintuni: Perempuan Pegang Peran Sentral di Berbagai Sektor

    Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga adat lain di Papua Barat Daya untuk melakukan pembaruan kelembagaan. Pemerintah ingin setiap lembaga adat mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri budaya. (LP10/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Sepekan Pasca Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

    JAKARTA, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan arus balik Angkutan Lebaran...

    Wakapolda Papua Barat Hadiri Wisuda UNCRI, Wujud Dukungan dalam Pengembangan SDM

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah,...

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...