25.8 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
25.8 C
Manokwari
More

    Dugaan Tindak Kekerasan di SMK Kehutanan, IKA SKMA Manokwari: Kita Harus Memikirkan Masa Depan Anak-anak

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Alumni (IKA) SKMA Manokwari Sigmun.H. Paiki mengharapkan agar kepolisian dapat segera memproses laporan dugaan pencurian yang dilakukan di SMK Kehutanan beberapa waktu lalu oleh 3 oknum siswa yaitu FR, IM dan RK.

    “Kita meminta agar kepolisian dapat memproses laporan yang sudah kita sampaikan. Ini penting sebagai bentuk keadilan dalam menangani perkara. Kedua belah pihak harus sama-sama ditetapkan tersangka Sehingga tidak ada 1 pihak yang dikorbankan dalam perkara ini. Ini menyangkut masa depan dari anak,”ujar Paiki Rabu (16/7/2025).

    Baca juga:  PKS Usung Utayoh Jilid II di Fakfak

    Disampaikannya, sikap kepolisian ini berbanding terbalik dengan langkah yang sudah diambil kepolisian terhadap sejumlah siswa dan juga pengamanan sekolah SMK Kehutanan yang telah ditetapkan sebagai tersangka akibat diduga melakukan penganiyayaan terhadap ketiga siswa yang melakukan pencurian tersebut.

    “Tindak pidana Pertama dilakukan oleh pihak korban sehingga menimbulkan tindak pidana kedua pihak pelaku,”ungkapnya.

    Baca juga:  Kanwil Kemenkum Papua Barat Ikuti FGD Evaluasi ZI menuju WBK dan WBBM

    Tindakan saling lapor ke kepolisian sendiri berawal dari dugaan pencurian oleh ketiga siswa yaitu FR, IM dan RK. Setelah melakukan pencurian, ketiganya diberikan tindakan disiplin oleh pengamanan sekolah dan siswa yang akhirnya dilaporkan oleh ketiga siswa tersebut dan telah ditetapkan tersangka oleh kepolisian.

    “Kita sebenarnya sudah berupaya menempuh jalur mediasi termasuk permintaan dari pihak sekolah tetapi tidak direspon oleh keluarga dari ketiga siswa tersebut. Kita ,”ungkapnya.

    Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Jadi Khatib Salat Id di Manokwari, Serukan Keteladanan Nabi Ibrahim

    Sejak awal pihak sekolah bersama sejumlah keluarga berharap persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Mengingat sebagian besar yang terlibat adalah siswa yang masih aktif menempuh pendidikan disekolah tersebut.

    “Kita harus memikirkan masa depan anak-anak kita. Jika persoalan hukum ini berlarut-larut pasti memiliki dampak,”tutup dia.(LP3/Red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30...

    Sinergi Mahasiswa dan Polri, Bantu Korban Kebakaran Malakuli

    FAKFAK, Linkpapua.id– Kepedulian terhadap korban musibah kebakaran di Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak,...

    Pemda Manokwari Kawal Tuntutan Masyarakat Soal Pemanfaatan air Pabrik Semen

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari memfasilitasi pembahasan penyelesaian aksi pemalangan...