MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPD Gerindra Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan kehadiran partai harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat di momen hari ulang tahun (HUT) ke-18 partai. Dia menekankan agar persoalan sosial seperti gizi buruk dan putus sekolah tidak terjadi lagi di wilayah Papua Barat.
“Gerindra harus hadir dan berdampak. Kita tidak ingin persoalan sosial yang terjadi di daerah lain, seperti kasus kekurangan gizi dan anak putus sekolah, terulang di Papua Barat,” ujar Lakotani di Distrik Masni, Manokwari, Sabtu (7/2/2026).
Lakotani menyampaikan hal itu saat memimpin aksi sosial di Panti Asuhan Semi Metta Bahagia Mokwam. Dia mewanti-wanti agar peringatan hari jadi partai tidak hanya terjebak dalam acara seremonial semata.
“Kami akan bergerak bersama seluruh kader dan anggota dewan untuk memastikan program pendampingan berjalan. Kader di daerah harus menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra Papua Barat Imam Santoso.
Imam menjelaskan seluruh instrumen partai, termasuk anggota legislatif, akan dikerahkan untuk melakukan pendampingan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. (LP14/red)















