MANOKWARI, LinkPapua.id – Pelaksanaan HUT Pekabaran Injil (PI) ke-171 di Manokwari, Papua Barat, diproyeksikan menjadi tolok ukur kesiapan daerah dalam menyambut agenda berskala nasional. Momentum ini dinilai sangat strategis sebelum Manokwari resmi menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional pada Juni 2026 mendatang.
“Manokwari harus mampu menjadi tuan rumah yang baik. Melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan ini, citra daerah akan dikenal lebih luas oleh masyarakat nasional,” ujar ketua panitia HUT PI ke-170, Derek Ampnir, Minggu (25/1/2026).
Derek menilai suksesnya kegiatan keagamaan ini akan berdampak positif pada citra Papua Barat di mata publik Indonesia. Ia menekankan perlunya kualitas pelayanan yang prima kepada seluruh tamu dan peserta yang hadir.
“Tahun ini merupakan perayaan ke-171. Kami berharap ada keberlanjutan dari pelaksanaan tahun lalu. Hal-hal yang sudah baik agar tetap digunakan dan ditingkatkan, sementara kekurangan perlu disempurnakan,” katanya.
Dia mendorong panitia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekurangan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Perbaikan tersebut mencakup stabilitas keamanan hingga kesiapan infrastruktur pendukung di lapangan.
Menurut Derek, keberlanjutan program ini sangat penting untuk memuliakan Tuhan sekaligus memperkuat iman umat Kristen di Tanah Papua. Hal ini menjadi benteng spiritual dalam menghadapi tantangan zaman dan peradaban yang terus berubah.
Seluruh elemen masyarakat Papua Barat pun diajak untuk bersatu padu mendukung suksesnya agenda nasional tersebut. Dukungan kolektif masyarakat dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga nama baik daerah.
Derek berharap perayaan HUT PI ke-171 ini tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kerohanian umat. Kelancaran acara ini akan membuktikan bahwa Manokwari benar-benar siap menggelar Pesparawi nasional pada 18-27 Juni mendatang. (LP14/red)















