28.9 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.9 C
Manokwari
More

    Hutan Mangrove Bintuni Terluas Kedua di Dunia, TNI Serukan Pelestarian

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Penanaman mangrove nasional bertajuk “Mangrove For Better Life” secara serentak digelar jajaran TNI di seluruh Indonesia, Senin (15/5/2023). Di Kabupaten Teluk Bintuni gerakan ini dipusatkan di kampung Nusantara, Distrik Bintuni, Senin (15/5/2023).

    Dandim 1806 Teluk Bintuni Letkol ARH. Patrick Arya Bima mengatakan, penanaman mangrove nasional secara serentak di seluruh Indonesia adalah upaya untuk melestarikan kekayaan mangrove. Apalagi mangrove Teluk Bintuni terluas nomor dua di dunia.

    Baca juga:  Polda PB Gandeng PTSP Bantu UMKM Teluk Bintuni Dapatkan Izin Usaha

    “Bagaimana kita melestarikannya tentunya itu mempunyai peran bersama-sama terhadap keberlangsungan dan bagaimana generasi penerus kita masih tetap bisa menikmati hutan mangrove,” jelas Patrick.

    Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw dalam sambutanya mengatakan lokasi hutan mangrove di Kabuptaen Teluk Bintuni terpilih sebagai salah satu lokasi penanaman mangrove nasional secara serempak. Luas hutan mangrove Teluk Bintuni mencapaiv225.367 hektar.

    “Kita akan juga menetapkan Kampung Mansinai sebagai kampung mangrove dan juga tempat pusat informasi mangrove,” ucap Petrus.l

    Baca juga:  Forum Masyarakat Saireri: Selamat Datang Putra Maybrat Brigjen Pol Johnny Edison Isir

    Dikatakannya, mangrove penting bagi kita semua. Kehidupan dan ekosistem di dalam hutan mangrove sangat banyak dan bermanfaat manusia. Mangrove untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat.

    “Jadi wilayah yang masuk cagar alam mangrove tidak boleh di rusak. Cagar alam mangrove tidak boleh disentuh atau dirusak. Bila sudah rusak seperti ini berarti melanggar, orang merusak cangar alam ini harus ditangkap, hutan mangrove masih bisa diubah fungsinya dengan tata cara yang sesuai dengan prosedur aturan perundang-undangan hutan,” pungkas Petrus.

    Baca juga:  Yan Viktor Kamisopa Resmi Dilantik jadi Ketua Dewan Adat Teluk Bintuni

    Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema mengatakan, di dalam hutan mangrove ada sumber daya alam yang sangat penting. Penanaman kembali mangrove dalam rangka mengawal kelestarian hutan untuk kebutuhan masyarakat.

    “Hutan magrove yang ada di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni jangan di rusak dan jangan disalahgunakan agar generasi penerus kita bisa menikmatinya,” pesan Gabriel. (LP5/red)

    Latest articles

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas menjalankan program usai menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026. Dia...

    More like this

    Pertamina Patra Niaga Ajak Murid PAUD di Laha Ambon Sulap Sampah Jadi Karya Ecoprint

    AMBON, LinkPapua.id - Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura menggandeng PAUD...

    Januaris Iba Ajak Pejabat di Tanah Papua Pegang Teguh Nilai-Nilai Agama

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Injil Masuk di Tanah Papua yang...

    Tindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu RI, Bawaslu Manokwari Mulai Lakukan Konsolidasi Demokrasi

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Menindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi...