28.3 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    Jelang Cuti Idul Fitri, Bupati Teluk Bintuni: Jangan Ada Nambah Libur

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengatakan, pemerintah daerah masih menunggu petunjuk pelaksanaan libur Idul Fitri 2021. Ia mengingatkan ASN agar taat pada skedul nanti, dan tidak memperpanjang liburan.

    “Kami masih menuggu jadwal libur bersama. Sesuai dengan jadwal edaran gubernur mulai tanggal 13 hingga 17 Mei 2011. Itu yang resmi. Jangan bikin yang tidak-tidak resmi lagi,” ketus Kasihiw dalam apel bersama di halaman kantor bupati, Senin (10/5/2021).

    Baca juga:  Penanaman Mangrove di Teluk Bintuni, Kapolres: Perusak Cagar Alam Berhadapan Hukum!

    Kasihiw mengatakan, waktu liburan tahun ini diperpendek untuk menekan laju pandemi. Karena itu, ini menjadi kesempatan bagi OPD untuk mengoptimalkan realisasi program.

    ”Karena ada beberapa hal yang berkaitan dengan tugas kita sebagai OPD terutama setelah penyerahan DPA harus siap menjalankan kegiatan baik itu fisik atau pun non fisik” jelas dia.

    Diakuinya, implementasi program sedikit terlambat. Ini dikarenakan adanya sosialisasi Sistim Informasi Pendapatan Daerah (SIPD), yang berlaku secara nasional. Sistem ini harus diterapkan pada masa kerja tahun ini sehingga dilakukan bimtek pada semua OPD.

    Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Sidak Pasar, Pastikan Harga Bapok Stabil Selama Ramadhan

    Kasihiw mengatakan, semua OPD dituntut beradaptasi dengan sistem SIPD. Bukan hanya di kalangan aparatur, sistem ini juga harus dipahami publik. Dan itu menjadi tanggung jawab bersama.

    “Jangankan masyarakat, bupati mau ke mana saja masih harus menuggu. Karena harus terkoneksi ke SIPD, agar pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat sesuai dengan ketentuan,” kata jelas Kasihiw.

    Baca juga:  KNPI Teluk Bintuni Salurkan Bantuan Kodim 1806/TB untuk Penanganan Stunting

    Kasihiw mengingatkan OPD agar serius melakukan tungas dan tanggung jawab dengan baik. Jangan sampai muncul persoalan hukum yang bisa menghambat realisasi program.

    “Jangan nanti bermasalah diperiksa oleh kepolisian, jaksa, dan lainnya baru datang cari bupati. Karena bukan hanya aparat hukum yang mengontrol. Masyarakat juga mengontrol kita. Sewaktu-waktu mereka bisa melaporkan kita ke pihak yang berwajib. Karena itu saya minta semua bekerja dengan baik,” katanya. (LP5/red)

    Latest articles

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada akhir tahun 2025. Tingkat pengangguran tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan...

    More like this

    Wabup Joko di Sertijab Pejabat Dishub Bintuni: Tak Mau Bekerja Kita Singkirkan!

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengeluarkan peringatan keras...

    Wabup Joko Minta PPPK Nakes Bintuni Kerja Semangat Usai Terima SK

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta seluruh tenaga...

    Pemkab Teluk Bintuni Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Utama

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menyabet penghargaan Universal...