Jenazah di Innova Manokwari Disemayamkan 4 Hari di Wisma, Polisi Tunggu Autopsi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kasus jenazah asisten rumah tangga (ART), Ingrid (60), yang ditemukan dalam kondisi janggal di dalam mobil Toyota Innova hitam di Manokwari, Papua Barat, mengungkap fakta baru. Jenazah ART tersebut ternyata sempat disemayamkan selama empat hari di ruang tengah wisma milik majikannya sebelum dibawa ke pekuburan umum.

“Selama empat hari korban taruh di ruang tamu mereka sambil mereka cari biaya penguburan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).

Agung menjelaskan Ingrid yang merupakan perempuan asal Jawa Timur diketahui meninggal dan dibawa majikannya untuk dimakamkan. Kini, polisi belum bisa memastikan apakah kematian ART tersebut murni karena ajal atau ada unsur tindak pidana.

Baca juga:  Pendekatan Hukum Humanis, Pelajar Tahanan Narkoba Diberi Kesempatan Ikuti Ujian di Polres Bintuni

“Untuk memastikan itu pidana penganiyaan atau bukan, kami menunggu besok dokter forensik dari Jayapura untuk dilakukan autopsi,” katanya.

Jenazah Ingrid awalnya disemayamkan di RSUD Manokwari, tetapi kini telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Maripi dekat Polda Papua Barat. Dokter RSUD Manokwari sudah melakukan visum terhadap jenazah tersebut.

“Dokter RSUD tidak bisa menyimpulkan karena kondisi mayat ini apakah ada luka lebam atau bekas penganiyaan karna jenazah sudah membusuk,” sebutnya.

Pihak kepolisian telah memulangkan tiga orang yang sempat diamankan, yaitu pemilik Wisma berinisial K, C, dan anaknya laki-laki berinisial B. Namun, ketiganya tetap dikenakan wajib lapor di Polresta Manokwari.

“Sudah dipulangkan, tapi dikenakan wajib lapor,” ungkap Agung.

Baca juga:  Pemalangan Jembatan Maruni Dibuka Paksa Gabungan Polisi, Lalu Lintas Kembali Normal

Ketiganya sempat diamankan setelah penggali kuburan di Pekuburan Umum Pasir Putih membuat laporan kepada pihak berwajib pada Sabtu (29/11). Mereka adalah pemilik wisma di kawasan Pasar Wosi Manokwari tempat korban bekerja sebagai ART.

Agung menyebut korban meninggal di rumah pemilik wisma yang mempekerjakan korban. Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap pemilik mobil rental dan para penggali kubur untuk mendalami kasus ini.

Awal Kecurigaan Penggali Kubur

Kasus ini mencuat setelah tukang gali kubur menolak memakamkan jenazah karena curiga dengan kondisinya. Tukang gali kubur bernama Hengky Baransano mengaku menolak melakukan prosesi pemakaman setelah melihat kondisi jenazah yang dibawa tanpa peti, kafan, maupun riasan yang layak.

“Katanya nanti dia bawa tripleks lalu minta kami siapkan gergaji, lalu saya bilang, ‘Ibu tugas kami hanya menggali liang’. Lalu saya tanya nanti pakai peti, namun dia menyebut tidak pakai peti,” ujar Hengky menceritakan komunikasinya dengan pihak pembawa jenazah, Sabtu (29/11).

Baca juga:  3 distrik jadi kawasan pengembangan sejumlah komoditi di Manokwari

Hengky menjadi heran sebab pihak pembawa jenazah sempat mengaku bahwa mayat dikirim dari Sorong, Papua Barat Daya. Merasa ada yang tidak beres, dia lantas menghubungi Polresta Manokwari terkait temuan mayat yang dinilai janggal tersebut.

Polisi kemudian turun tangan menangani kasus jenazah di dalam mobil Innova yang mencurigakan ini. Pihak kepolisian segera menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan dari warga. (*/red)

Latest articles

Stok Sapi Kurban di Manokwari Aman Jelang Iduladha 2026, Harga Rp15...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memastikan ketersediaan sapi kurban mencukupi kebutuhan masyarakat menghadapi Lebaran Iduladha 2026....

More like this

Stok Sapi Kurban di Manokwari Aman Jelang Iduladha 2026, Harga Rp15 Juta per Ekor

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memastikan...

Haryono May: Pengelolaan Sampah Butuh Formulasi yang Tepat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M.K. May meminta agar pengelolaan sampah di...

Ijazah Ditahan karena Tunggakan, Trisep: Hak Siswa Jangan Dikorbankan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Masih ditemukannya sejumlah sekolah yang menahan ijazah siswa karena belum melunasi...