MANOKWARI, LinkPapua.id – Polresta Manokwari mencatat lonjakan kasus kriminalitas yang cukup signifikan di wilayah hukumnya sepanjang tahun 2025. Angka kejahatan di ibu kota Papua Barat ini meroket hingga 53 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Berdasarkan data gangguan kamtibmas, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 927 kasus kejahatan, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 1.419 kasus atau naik sebesar 53 persen,” ujar Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan dalam press release akhir tahun, Rabu (31/12/2025).
Ongky menjelaskan peningkatan ini dipengaruhi oleh dinamika pengamanan di lapangan yang berbeda dibanding tahun politik sebelumnya. Jumlah personel yang dikerahkan pada tahun 2025 disebut tidak semasif tahun lalu sehingga berdampak pada angka kriminalitas.
“Peningkatan tersebut tidak terlepas dari berkurangnya jumlah personel pengamanan dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Data kepolisian menunjukkan kejahatan konvensional menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan mencapai 54 persen. Dari total 922 kasus di tahun 2024, angka tersebut melonjak menjadi 1.419 kasus pada tahun 2025.
Pencurian dengan kekerasan (curas) juga menjadi perhatian serius setelah naik 47 persen dari 36 kasus menjadi 53 kasus. Namun, tren positif terlihat pada kasus pencurian dengan pemberatan yang justru menurun sebesar 45 persen.
“Kasus pencurian dengan pemberatan pada tahun 2024 tercatat sebanyak 78 kasus dan menurun menjadi 43 kasus pada tahun 2025 atau turun sebesar 45 persen,” urai Ongky.
Di sisi lain, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ikut mengalami penurunan sebesar 11 persen sepanjang tahun ini. Polisi mencatat terdapat 144 kasus curanmor, lebih rendah dibanding tahun 2024 yang mencapai 162 kasus.
Secara akumulatif, total gangguan kamtibmas di Manokwari meningkat dari 527 kejadian menjadi 716 kejadian. Pihak kepolisian berkomitmen untuk memperketat patroli guna menekan angka kriminalitas di tahun mendatang.
“Polresta Manokwari menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat patroli, serta menegakkan hukum secara tegas,” tegas Ongky.
Ongky yang didampingi Wakapolresta Kompol Agustina Sineri memastikan evaluasi besar-besaran akan dilakukan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Korps Bhayangkara di Manokwari. (*/red)















