27.3 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
27.3 C
Manokwari
More

    Ketua MRP: Papua Barat Aman, Jangan Terprovokasi Isu Separatis

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Judson Ferdinandus Waprak, menegaskan bahwa kondisi Papua Barat saat ini aman dan kondusif. Dia meminta masyarakat tidak terprovokasi isu separatisme yang digaungkan kelompok tertentu yang mengatasnamakan Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB).

    “Pernyataan yang ada di Papua Barat Daya jangan sampai mempengaruhi kita yang ada di Papua Barat saat ini yang baik-baik saja, sudah ada dalam zona yang aman,” ujar Judson dalam keterangannya, Senin (21/4/2025).

    Dia menyayangkan pernyataan sejumlah pihak di Papua Barat Daya yang mengklaim sebagai perwakilan Papua Barat dan menyuarakan kemerdekaan. Menurutnya, klaim sepihak itu berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat.

    Baca juga:  Komitmen Kapolres Manokwari Selatan Laksanakan Kegiatan Sosial Humanis Bagi Masyarakat

    “Lalu ada statement bahwa mereka perwakilan dari Papua Barat, ini menurut saya perlu dicermati baik. Teman-teman sedang berada di Papua Barat Daya, lalu menyampaikan statement yang menurut saya bertentangan dengan demokrasi, ini bisa diklarifikasi kembali oleh pihak yang berwajib,” katanya.

    Lebih lanjut, Judson menuturkan, MRP Papua Barat sebagai lembaga kultur meminta aparat keamanan, khususnya Polresta Sorong, agar mengambil langkah tegas dan bijak dalam menyikapi situasi tersebut agar tidak meluas dan berdampak negatif terhadap masyarakat.

    Baca juga:  Ingin Perekrutan Serentak dengan MRP, MRPB Usul Perpanjangan Masa Jabatan

    “Saya berharap keamanan, terutama Polresta Sorong, melihat hal ini dengan baik karena Papua ini besar, enam provinsi, lalu hari ini nama Papua Barat terbawa-bawa ke sana lagi,” bebernya.

    Dia juga mengimbau agar setiap pernyataan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Papua disampaikan melalui forum resmi dan tidak dilakukan secara sepihak.

    “Saya pengen masyarakat kita di Papua aman, kita perlu berdemokrasi yang baik karena negara kita demokrasi. Jangan pakai cara yang membuat kenyamanan daerah ini tidak bagus,” ucapnya.

    Baca juga:  Josua Burdam Ajak Masyarakat Adat Usba Bersatu Jaga Keamanan Raja Ampat

    Sebelumnya, pada 14 April 2025, kelompok yang menamakan diri sebagai NRFPB di bawah pimpinan Abraham Goram Gaman mendatangi sejumlah kantor pemerintahan di Sorong, Papua Barat Daya. Mereka menyampaikan aspirasi separatis ke berbagai instansi, seperti Kantor Wali Kota Sorong, Kantor Gubernur Papua Barat, MRP Papua Barat Daya, Direktorat Polisi Perairan dan Udara, serta Polresta Sorong Kota. (LP2/red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30...

    Sinergi Mahasiswa dan Polri, Bantu Korban Kebakaran Malakuli

    FAKFAK, Linkpapua.id– Kepedulian terhadap korban musibah kebakaran di Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak,...

    Pemda Manokwari Kawal Tuntutan Masyarakat Soal Pemanfaatan air Pabrik Semen

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari memfasilitasi pembahasan penyelesaian aksi pemalangan...