Kisah Lamek Dowansiba, dari Aktivis Literasi Hingga jadi Senator di Senayan  

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com– Lamek Dowansiba telah resmi dilantik sebagai anggota DPD RI perwakilan Papua Barat periode 2024-2029. Senator termuda dari Papua Barat tersebut memiliki track record panjang sebagai seorang aktivis.

Ketangguhan Lamek sebagai senator muda terbukti “jitu”, perdana maju sebagai anggota DPD RI, Lamek mampu memperoleh perolehan suara terbanyak dengan 57.593 suara . Pria kelahiran tahun 1991 unggul dari 3 senator lainnya.

“Hadir sebagai aktivis yang menyoroti soal pendidikan di Papua Barat, tentunya dengan kehadiran saya dilembaga ini dapat memperjuangkan urusan pendidikan kususnya. Mengingat pendidikan merupakan hal penting yang harus mendapat perhatian,”ungkapnya sebelum pelantikan beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Senator Paul Finsen Mayor Desak PT Gak Nikel Prioritaskan Tenaga Kerja Raja Ampat

Cita-cita besar Lamek untuk menjadi seorang pegiat literasi telah ada sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kita sejak dulu kalau mau ke sekolah harus berjalan berkilo-kilo meter ke sekolah. Kondisi itu tidak ingin juga terjadi diera sekarang ini,”tambahnya.

Ia bersama komunitasnya juga sudah berhasil mendirikan puluhan rumah baca disejumlah kabupaten di Papua Barat.

Baca juga:  Panitia HUT PPA Papua Barat Ke-12 dan Natal 2024 Terbentuk, ini Pesan Ketum Indriyanti Mandacan

“Saya menganggap literasi ini adalah jalan yang mulia. Literasi adalah panggilan hati dan saya tidak mau kejadian dulu berulang pada generasi saat ini,” lanjutnya.

Bagi Lamek yang lebih terpenting adalah dunia literasi harus ditanamkan sejak awal di tengah-tengah masyarakat.

Harapan Lamek, ke depannya pemerintah harus menjadikan dunia literasi sebagai program prioritas di Papua Barat.

Baca juga:  Senator Papua Barat Desak Pengaktifan kembali Aliansi Pemekaran Kota Manokwari

Selain intens bergelut didunia literasi, Ia juga pernah menjadi pimpinan sejumlah organisasi kemahasiswaan, diantaranya ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manokwari dan juga masih berhimpun di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat.

“Saya tentu tidak menyangka, saya sebagai anak petani bisa ada di senayan sebagai senator,”bebernya.

Pria asal Pegunungan Arfak itu berharap kehadirannya disenayan mampu memberikan “angin segar” dalam memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan di Papua Barat.(LP3/Red)

Latest articles

Papua Barat Daya Jadikan Pesparawi Nasional sebagai Mazbah Pelayanan, Kemenangan Jadi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Papua Barat Daya menjadikan ajang Pesparawi Nasional XIV sebagai mazbah pelayanan untuk memuliakan Tuhan melalui puji-pujian. Kontingen juga menegaskan...

More like this

Papua Barat Daya Jadikan Pesparawi Nasional sebagai Mazbah Pelayanan, Kemenangan Jadi Bonus

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Papua Barat Daya menjadikan ajang Pesparawi Nasional XIV sebagai...

Lagu Jawa Jadi Tantangan, Kontingen Maluku Tetap Tampil Maksimal di Pesparawi Nasional

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Maluku mengaku telah menampilkan kemampuan terbaik pada ajang Pesparawi...

Polda Papua Barat Ungkap 20 Kasus Narkoba Selama Semester I 2026, Sita Sabu dan Ganja

MANOKWARI, Linkpapua.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat mencatat keberhasilan mengungkap 20...