Lantik Ratusan Pejabat di Lingkup Papua Barat, Waterpauw: Jangan Ada Pemikiran-pemikiran Politik

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Penjabat Gebernur Papua Barat Paulus Waterpauw melantik sebanyak 122 pejabat di lingkup Provinsi Papua Barat, Jumat (23/6/2023) di Auditorium PKK Kantor Gubernur Arfai.

Berdasarkan surat keputusan Gubernur Papua Barat Nomor SK.800.1.3.3-11, ratusan pejabat yang dilantik terdiri atas 55 pejabat administrator dan 67 pejabat pengawas. Dalam kesempatan yang sama terdapat tujuh (7) pejabat yang dipurnatugaskan, karena memasuki masa pensiun.

“Ada beberapa pejabat yang purna tugas maupun berhalangan sehingga jabatan mereka harus diisi. Kita harus menyadari bahwa jabatan kita pasti akan ada akhirnya. Semua hal yang kita laksanakan harus sesuai ketentuan-ketentuan yang sudah digariskan oleh pimpinan,” tegasnya.

Baca juga:  Waterpauw Yakin Angka Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Papua Barat Turun dalam 6 Bulan

Kata Waterpauw, pengisian jabatan sudah sesuai dengan hasil seleksi dari tim yang sudah dibentuk. Sehingga dapat diajukan ke Kemendagri, Komisi ASN dan BKN. Pergantian pejabat juga untuk melanjutkan pembangunan dan melaksanakan tugas-tugas pemerintahan yang saat ini masih banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan.

Baca juga:  Dari Dialog YLBH Sisar Matiti: Politik, Ekonomi Sampai 'Harta Karun' Papua

“Jangan hanya berpikir untuk kepentingan sendiri. Banyak tugas yang harus dilaksanakan seperti pengentasan stunting, kemiskinan ekstrem, tingginya putus sekolah dan buta huruf. Sehingga saya mengajak untuk bersama-sama bekerja dengan sungguh-sungguh untuk masyarakat. Jangan ada pemikiran-pemikiran soal politik karena semua sudah ada aturannya”,pesannya.

Dirinya mengatakan, generasi mendatang harus mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global. Sehingga persoalan kemiskinan ekstrem dan stunting menjadi perhatian. Sehingga potensi alam Papua yang kaya harus dapat dimanfaatkan demi membangun daerah.

Baca juga:  Gubernur Minta Pelaku Usaha Patuh Terapkan Protokol Kesehatan

“Tahun 2024 stunting harus 14 persen dari 30 persen saat ini. Di sisa waktu pengabdian saya akan melakukan upaya maksimal menurunkan stunting. Wilayah yang semakin kecil tentu harus dapat memberikan layanan ke masyarakat”, tutupnya. (LP3/red)

Latest articles

Jawa Tengah Tampil Memukau di Kategori PSDC Pesparawi, Utamakan Pelayanan Dibanding...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Kontingen Jawa Tengah tampil memukau pada kategori paduan suara dewasa campuran (PSDC) Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Penampilan mereka...

More like this

Jawa Tengah Tampil Memukau di Kategori PSDC Pesparawi, Utamakan Pelayanan Dibanding Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kontingen Jawa Tengah tampil memukau pada kategori paduan suara dewasa campuran...

Kalimantan Barat Buka Persaingan Kategori PSDC, Bidik Emas di Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Kalimantan Barat membuka persaingan kategori paduan suara dewasa campuran (PSDC)...

Hery Wonda Masih Hilang di Perairan Pulau Roon, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Hery Wonda (26), penumpang KM Gunung...