Hari Otoda Ke-29, Wagub Papua Barat Tekankan Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan pentingnya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel dalam momentum Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29.

Hal ini disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Otoda yang digelar di lapangan apel Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (25/4/2025).

Menurutnya, pemerintahan yang bersih bukan sekadar slogan, tetapi menjadi fondasi utama dalam melayani masyarakat dengan integritas dan membangun kepercayaan publik terhadap negara.

“Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa kesatuan visi, arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan di setiap tingkatan pemerintahan menjadi salah satu kekuatan utama,” ujarnya.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat: HUT PI Momentum Momentum Perkuat Nilai Kasih dan Persaudaraan

Lakotani turut memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas daerah. Di antaranya upaya mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan regulasi, dukungan anggaran, pemanfaatan teknologi, dan optimalisasi sumber daya manusia serta lahan pertanian.

Dia juga menyoroti pentingnya swasembada energi yang berbasis sumber daya domestik, diversifikasi energi, serta efisiensi dan dukungan kebijakan yang terintegrasi demi ketahanan nasional.

Baca juga:  Rangkaian HUT Bhayangkara ke-76, Polres Mansel Salurkan Bansos untuk Dua Yayasan

Dari aspek pengelolaan air, Lakotani mendorong peningkatan infrastruktur, teknologi inovatif, penegakan hukum, dan penyusunan kebijakan yang komprehensif.

“Selain itu, perlunya mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, bebas korupsi, dan melayani masyarakat dengan berintegritas,” katanya.

Lebih lanjut, Lakotani menyinggung perlunya pengembangan kewirausahaan yang membuka lapangan kerja melalui kemudahan akses permodalan, investasi, pelatihan keterampilan, serta kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi.

Untuk sektor pendidikan, dia mendorong pemerataan akses, peningkatan kualitas guru dan kurikulum, serta keterlibatan publik dalam pengawasan. Ia juga menekankan pentingnya program makanan bergizi gratis bagi peserta didik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Baca juga:  DPR Papua Barat Paripurnakan RPP UU Otsus Hasil Kerja Pansus

Di bidang kesehatan, Lakotani menggarisbawahi perlunya penguatan sistem rujukan, peningkatan kualitas SDM kesehatan, digitalisasi layanan, serta penguatan upaya pencegahan, termasuk penanganan stunting dan gizi buruk.

Terakhir, dia menyampaikan reformasi birokrasi dan penegakan hukum merupakan langkah krusial dalam membangun pemerintahan yang efektif, efisien, dan dipercaya publik. Langkah itu mencakup penyederhanaan struktur, peningkatan kapasitas aparatur, penerapan e-government, dan sistem pengaduan masyarakat yang terintegrasi. (LP14/red)

Latest articles

TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Kebut Renovasi SD Inpres 62 Asai

0
MANOKWARI, Linkpapua.id— Renovasi SD Inpres 62 Asai dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus berjalan. Saat ini, Satgas TMMD melaksanakan...

More like this

Haryono May Minta Dinkes Manokwari Bangun Kerja Sama dengan RSU Kemenkes Jayapura

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Manokwari, Haryono M K May, SE., M.E., mendorong...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...