Listrik di Sebyar Rejosari Padam Berhari-hari, Nyala Jelang Wabup Bintuni Datang

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Listrik penerangan di Kampung Sebyar Rejosari, Distrik Tomu, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, dilaporkan padam berhari-hari dan baru menyala sehari sebelum kunjungan Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara. Kondisi ini dikeluhkan warga saat dialog langsung dengan Wabup yang datang bersama unsur Forkopimda, Minggu (14/12/2025).

“Saya mau bertanya kepada Bapak soal lampu. Di sini kita PLTD mati-mati terus, Pak. Jadi, bagaimana kira-kira solusinya supaya lampu menyala,” kata Halimah Rombure, warga Sebyar Rejosari, kepada Wabup.

Baca juga:  26 Tahun Papua Barat, Senator Songkok Merah Dorong Pembangunan Lebih Merata

Warga menyebut listrik penerangan yang dikelola UPTD Kelistrikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman padam sejak Sabtu (6/12). Aliran listrik baru kembali menyala pada Sabtu (13/12) atau sehari sebelum kunjungan Wabup.

Selain awal Desember, warga mengungkapkan listrik penerangan yang dibiayai APBD Teluk Bintuni juga sempat padam selama November. Ketidakstabilan listrik ini disebut terjadi sejak masuknya kontraktor baru penyedia BBM untuk PLTD.

Annur, warga Kampung Ekam, Distrik Tomu, menjelaskan listrik PLTD biasanya menyala pukul 18.00 WIT hingga 06.00 WIT. Namun dalam praktiknya, listrik sering padam sebelum waktu yang dijadwalkan.

Baca juga:  Diselimuti Awan Mendung, Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Teluk Bintuni Tetap Khidmat

“Kadang jam 5, kadang jam setengah 6, itu sudah padam,” ungkap Annur.

Kondisi tersebut membuat geram Joko saat melihat langsung penerangan rumah warga. Dia menegaskan pemerintah daerah telah membayar kontraktor yang bertanggung jawab menyediakan BBM untuk PLTD.

“Tadi Om Juntak sudah minta maaf atas keterlambatan kasih menyala listrik. Saya tanya kenapa bisa? Dia bilang karena harus pergi ke Weriagar ambil minyak. Siapa yang suruh ke sana, kita sudah bayar orang siapkan (BBM) di sini ya seharusnya orang itu bertanggung jawab,” ketus Joko.

Baca juga:  Survei Pelayanan Publik, Pemkab Manokwari Urutan 39 Nasional

Sebelum disampaikan langsung ke Wabup, persoalan listrik kampung ini sempat mencuat di media sosial. Isu yang beredar menyebut nelayan Kampung Sebyar Arjosari kesulitan mendapatkan BBM subsidi di SPBU karena diduga dialihkan untuk kebutuhan PLTD.

Usai pertemuan dengan warga, Joko menyatakan akan menelusuri kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti ada pengalihan BBM subsidi untuk PLTD, dia menegaskan akan melaporkannya ke aparat penegak hukum.

“Ini sudah penyalahgunaan BBM subsidi,” ucapnya. (LP5/red)

Latest articles

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, secara resmi menyerahkan 100 peserta Latihan Dasar...

More like this

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni,...

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran di Jayapura

JAYAPURA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga gerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Dok 08 Jayapura...