28.4 C
Manokwari
Sabtu, Februari 7, 2026
28.4 C
Manokwari
More

    Monev KBK Papua Barat, Kepala Dinkes Soroti Mutu Layanan Primer

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat, Alwan Rimosan, menyoroti pentingnya mutu layanan kesehatan primer dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) di Manokwari. Dia menegaskan KBK adalah instrumen utama untuk mendorong perbaikan kualitas pelayanan promotif dan preventif di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Papua Barat dan Papua Barat Daya.

    Kegiatan Monev ini dibuka Alwan di Swiss-Belhotel, Kamis (27/11/2025). Monev KBK ini diikuti oleh perwakilan fasilitas kesehatan (faskes) di Manokwari, BPJS Kesehatan Cabang Manokwari dan Papua Barat Daya, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), hadir pula Deputi Dereksi Wilayah XII, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait dari dua provinsi.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Distribusikan 45 Sapi Kurban ke Enam Kabupaten

    “Kapitasi berbasis kinerja ini mendorong fasilitas kesehatan untuk memperkuat layanan promotif dan preventif, seperti penanganan penyakit metabolik, hipertensi, layanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, hingga skrining penyakit,” ujar Alwan.

    Dia menjelaskan bahwa perubahan sistem kesehatan nasional saat ini menempatkan layanan promotif dan preventif sebagai kunci utama peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Upaya tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong keberhasilan FKTP di daerah-daerah Papua Barat dan Papua Barat Daya.

    Baca juga:  Selter JPT Papua Barat, Ali Baham Ungkap 3 Besar Rampung Bulan Ini

    Alwan menyebut peningkatan indeks pembangunan manusia sangat ditentukan oleh naiknya angka harapan hidup, yang sebagian besar dipengaruhi oleh peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan. Oleh karena itu, kemampuan FKTP melakukan deteksi dini berbagai penyakit menjadi salah satu indikator penting yang harus diperkuat.

    “Kegiatan seperti ini bukan ruang untuk saling menyalahkan, tetapi menjadi forum pembelajaran bersama agar intervensi yang dilakukan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.

    Baca juga:  Stunting Turun, Jacob Fonataba Sebut Kemiskinan Ekstrem Kini Jadi 'PR' Papua Barat

    Dia juga menyoroti transformasi layanan primer yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, termasuk integrasi layanan yang didukung pembiayaan berbasis kualitas, bukan sekadar jumlah kunjungan. Menurutnya, KBK menjadi instrumen yang mampu menilai mutu layanan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

    Alwan menambahkan, sistem monitoring dan pengawasan harus dimulai dari tingkat bawah agar evaluasi berjalan rutin dan terukur. Alwan meminta setiap jajaran Dinas Kesehatan melakukan koordinasi aktif serta memastikan data pelayanan yang disampaikan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. (LP14/red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Kukuhkan Ketua K2BPT Papua Barat, Tekankan Penguatan SDM

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan Abner Itlay sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Besar Pegunungan Tengah (K2BPT) Papua Barat. Dominggus memberikan penekanan...

    More like this

    Gubernur Dominggus Kukuhkan Ketua K2BPT Papua Barat, Tekankan Penguatan SDM

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan Abner Itlay sebagai Ketua Kerukunan...

    Brigjen Pol Alfred Papare Jabat Kapolda Papua Barat, Janji Tingkatkan Layanan

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Brigjen Pol Alfred Papare S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolda Papua Barat mengantikan...

    Polda Papua Barat Gelar Rangkaian Penyambutan Kapolda Hingga Penyerahan Pataka

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar parade penyambutan Kapolda Papua Barat yang baru,...