26.4 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.4 C
Manokwari
More

    Musda III IAKMI, Pemprov Papua Barat Dorong Lahirkan Solusi Kesehatan

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyoroti masih kompleksnya persoalan kesehatan masyarakat, mulai dari keterbatasan akses layanan hingga disparitas antarwilayah. Kondisi ini mendorong perlunya solusi konkret dan terukur dari para ahli kesehatan masyarakat.

    Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Marthen Kocu, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Papua Barat 2026. Kegiatan digelar di Hotel Aston Niu, Manokwari, Kamis (29/1/2026).

    “Musda ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi mampu melahirkan rumusan program dan langkah konkret IAKMI Papua Barat dalam berkontribusi di berbagai sektor, baik pemerintahan, sosial, maupun layanan kesehatan,” ujar Marthen mewakili Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan,

    Baca juga:  Klinik Orzora Diresmikan, Pemprov Papua Barat Dorong Akses Kesehatan Merata

    Dia menegaskan Musda IAKMI harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi nyata tenaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan di Papua Barat masih dihadapkan pada keterbatasan akses, kualitas layanan, serta disparitas antarwilayah.

    Marthen menekankan peran ahli kesehatan masyarakat semakin krusial seiring agenda transformasi kesehatan nasional. Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi aktif organisasi profesi seperti IAKMI.

    Baca juga:  ASN Papua Barat Pulang Lebih Awal, Ini Aturan Jam Kerja Selama Ramadan

    Kolaborasi tersebut dibutuhkan untuk memperkuat pendekatan promotif dan preventif, bukan semata kuratif. Dia menilai langkah ini penting untuk mempercepat perbaikan kualitas kesehatan masyarakat.

    Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mengedepankan semangat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan harus berbasis data, advokasi kebijakan, dan keterlibatan masyarakat.

    Selain itu, peserta Musda diingatkan menjalankan proses musyawarah dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Ia menekankan keputusan yang dihasilkan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Bakal Kembangkan Potensi Wisata Pulau Fani

    “Saya mendorong anggota IAKMI Papua Barat berperan aktif dalam Musda ini dan merumuskan program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

    Di akhir sambutan, Marthen berharap Musda III IAKMI berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis. Dia menilai forum ini menjadi titik awal penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung transformasi kesehatan di Papua Barat.

    “Musda III IAKMI Papua Barat diharapkan menjadi titik awal penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung transformasi kesehatan di daerah,” ucapnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...