Papua Barat Masuk Prioritas Nasional, Wagub Usul Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Wilayah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Papua Barat ditetapkan sebagai 1 dari 10 daerah prioritas dalam program nasional penanggulangan kemiskinan. Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan upaya penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara terarah dengan pendekatan berbasis wilayah sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Nantinya ada usulan yang akan kami sampaikan pada saat rapat koordinasi nasional (rakornas) nanti. Dari hasil rapat koordinasi kemarin kami telah menyiapkan data terkait cakupan wilayah dan intervensi yang akan dilakukan,” ujar Lakotani usai memimpin apel di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (17/3/2025).

Baca juga:  September, Serapan Anggaran APBD Papua Barat 2023 Jauh dari Target

Berdasarkan data yang telah dipetakan, Kabupaten Teluk Wondama mencatat angka kemiskinan tertinggi di Papua Barat dengan 31,76%, disusul Manokwari (28,47%), Manokwari Selatan (26,99%), Teluk Bintuni (26,83%), Fakfak (20,86%), Pegunungan Arfak (18,45%), dan Kaimana dengan tingkat kemiskinan terendah sebesar 14,41%.

Baca juga:  Mentan SYL Dorong Papua Barat Jadi Penghasil Sagu Kualitas Jempolan

Lakotani menjelaskan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan faktor ekonomi, tetapi juga dengan berbagai indikator lain seperti angka pendapatan, tingkat stunting, serta angka kematian ibu dan anak. Oleh karena itu, program penanggulangan harus dilakukan secara komprehensif dan berbasis data.

“Tentunya kemiskinan ini berkaitan dengan banyak faktor. Mulai dari kondisi sosial, ekonomi, lingkungan juga mempengaruhi. Maka dalam penanggulangan kemiskinan perlu dipetakan dengan baik,” katanya.

Baca juga:  Kombes Pol Simangunsong : Manokwari Aman

Dia juga menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Papua Barat harus berperan aktif dan bekerja sama dalam upaya ini. Setiap program yang dijalankan harus terkoordinasi dengan baik agar masyarakat benar-benar merasakan dampaknya. (LP14/red)

Latest articles

‎Pemprov Papua Barat Salurkan 80 Mesin Jahit-8 Antropometri Kit, Dorong Ekonomi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyalurkan 80 mesin jahit kepada masyarakat dan ibu-ibu PKK di empat kabupaten. Pemprov juga menyerahkan 8...

More like this

‎Pemprov Papua Barat Salurkan 80 Mesin Jahit-8 Antropometri Kit, Dorong Ekonomi Produktif di Kampung

MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyalurkan 80 mesin jahit kepada masyarakat...

Gubernur Papua Barat Serahkan APBD-P 2026: Belanja Naik 11,38%, SiLPA Melonjak Jadi Rp237,3 M

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan rancangan perubahan KUA-PPAS) APBD Papua...

APBD Perubahan Papua Barat 2026 Dikebut, Sekda Ali Baham: Serapan Tak Harus 100 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mempercepat pembahasan APBD Perubahan 2026 agar...