28.3 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    Pasca Autopsi, Penyebab Meninggalnya Yahya Mulai Terkuak

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Misteri penyebab meninggalnya Yahya Sayori yang ditemukan meninggal dunia di hutan Anggori April lalu mulai menemui titik terang. Dokter yang melakukan autopsi menemukan adanya dugaan kekerasan disejumlah bagian tubuh Yahya.

    “Memang ada dugaan korban meninggal karena dibunuh. Dari autopsi dokter, korban meninggal dunia karena pendarahan hebat akibat benda tumpul di wajah, bahu dan lutut,”ujar Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Raja Putra Napitupulu Kamis (15/5/2024) diruangannya.

    Baca juga:  Kursus Kepemimpinan Menengah: Pemuda Katolik Papua Barat Wujudkan Generasi Berkarakter

    Disampaikan kasat, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk istri korban.” Kita sudah periksa 6 saksi beberapa diantaranya juga ikut berburu bersama korban dan juga istri korban”,tambahnya.

    Sebelumnya, Kapolresta Manokwari Kombes Pol R.B. Simangunsong mengatakan diduga kuat 6 orang terlibat dalam pembunuhan terhadap Yahya. Sehingga dia meminta agar kepala suku besar Arfak dapat membantu kepolisian menyerahkan para pelaku.

    Baca juga:  Firman Dukung Kejati Pabar Tuntaskan Dugaan Korupsi Beras Bulog

    “Kita menunggu inisiatif baik dari kepala suku atau keluarganya untuk menyerahkan pelaku ke kepolisian. Jika tidak maka kita yang akan langsung tangkap,”ungkapnya.

    Kasud dugaan pembunuhan ini berawal setelah korban Yahya Sayori yang juga merupakan ASN dilingkungan pemkab Pegunungan Arfak dinyatakan hilang setelah berburu bersama 19 orang lainnya di hutan Anggori. Hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia oleh tim gabungan kepolisian bersama Basarnas dibantu masyarakat. Yahya sempat dimakamkan oleh pihak keluarga namun akhirnya dilakukan autopsi.(LP3/Red)

    Latest articles

    Bupati Tegaskan Tidak Boleh Ada Aksi Premanisme di Pasar Sanggeng

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hemus Indou pada Jumat (13/2/2026) melakukan kunjungan ke pasar Sentral Sanggeng. Dihadapan para pedagang, ia menegaskan agar tidak ada pungutan...

    More like this

    Bupati Tegaskan Tidak Boleh Ada Aksi Premanisme di Pasar Sanggeng

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hemus Indou pada Jumat (13/2/2026) melakukan kunjungan ke pasar Sentral...

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30...

    Sinergi Mahasiswa dan Polri, Bantu Korban Kebakaran Malakuli

    FAKFAK, Linkpapua.id– Kepedulian terhadap korban musibah kebakaran di Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak,...