25.9 C
Manokwari
Jumat, Maret 27, 2026
25.9 C
Manokwari
More

    Peringati Maulid Nabi, Wabup Bintuni Tekankan Persaudaraan di Tanah Merah Baru

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menekankan pentingnya menjaga persaudaraan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Kampung Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri. Dia mengajak warga agar teladan Nabi dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menghormati perbedaan dan memperkuat nilai persaudaraan.

    Peringatan maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1447 H/2025 M ini digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Teluk Bintuni di Masjid Nurul Iman, Minggu (7/9/2025). Wabup Joko hadir bersama istrinya, Nurdiana Lingara, anggota DPR Papua Barat Erwin Beddu Nawawi, anggota DPRK Teluk Bintuni Roy Masyewi, serta Ketua KNPI Teluk Bintuni Kenny Kindewara.

    Baca juga:  Pemilu 2024, DPD PKS Manokwari Inginkan Format Dapil 2019

    Ketua PHBI Teluk Bintuni Sulaiman Rumwokas mengatakan kegiatan ini bertujuan mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat. Dia menegaskan Maulid Nabi harus menjadi momentum memperkuat persatuan.

    “Momentum maulid Nabi Muhammad saw mari sama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan agar kerukunan hidup di Kampung Tanah Merah Baru Distrik Sumuri tetap terjaga,” ujarnya.

    Dalam sambutannya, Wabup Joko menyebut agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad saw adalah rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, teladan Nabi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan saling menghormati, tolong menolong, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi persaudaraan.

    Baca juga:  Penduduk Miskin Ekstrem di Wondama Sentuh 2.220 Jiwa, DPRD Desak Kebijakan Khusus

    “Agama keluarga yang ada di Kampung Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, harus tetap dijaga dan baku sayang,” katanya.

    Wabup Joko mencontohkan kerukunan keluarga marga Masipa dan Kamisopa yang anggotanya memeluk Islam, Kristen Katolik, dan Kristen Protestan. Menurutnya, perbedaan itu justru membuat sikap saling menghargai dan menghormati tetap terjaga hingga kini.

    “Dalam satu keluarga contohnya marga Masipa dan Kamisopa ada yang beragama Muslim, Kristen Katolik, dan Kristen Protestan. Itulah yang membuat kita sehingga saling menghargai dan menghormati tetap terpelihara dengan baik hingga sekarang,” tuturnya.

    Baca juga:  Pemkab Teluk Bintuni Gandeng STIH Caritas Papua Susun Raperda

    Wabup Joko menegaskan kerukunan beragama adalah tanggung jawab bersama dan tidak boleh goyah hanya karena gesekan kecil. Dia mengajak tokoh agama, adat, perempuan, dan pemuda di Kampung Tanah Merah Baru untuk bersama menjaga nilai agama keluarga.

    “Kerukunan beragama tanggung jawab bersama jangan terprovokasi oleh gesekan kecil, tapi mari bersama-sama kita jaga agama keluarga ini, seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan pemuda yang ada di Kampung Tanah Merah Baru Distrik Sumuri,” pungkasnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Tips Hemat LPG ala Menteri Bahlil: Masakan Sudah Masak, Kompor Jangan...

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai melakukan penghematan energi secara mandiri. Langkah ini...

    More like this

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Kapolda Papare Hadiri Rapim Kodam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id— Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. menghadiri kegiatan Rapat Pimpinan...