28.9 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.9 C
Manokwari
More

    Pertama Kali di Manokwari, Tongkonan dan Rumah Kaki Seribu Dibangun Berdampingan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari memulai pembangunan/ma’pabendan tongkonan (rumah adat) Toraja pada Sabtu (29/5/2021) di Kampung Soribo, Distrik Manokwari Barat.

    Di tanah seluas satu hektar tersebut, tidak hanya dibangun tongkonan dan lumbung padi yang merupakan satu kesatuan dengan tongkonan, tapi juga rumah kaki seribu yang merupakan rumah adat suku Arfak. Ini adalah kali ini pertama tongkonan dan rumah kaki seribu dibangun berdampingan di wilayah setempat.

    Ketua IKT Manokwari, Appi Pakilaran, mengungkapkan tongkonan memiliki makna duduk bersama. Tongkonan memiliki peran penting bagi masyarakat Toraja.

    “Tongkonan melambangkan kesatuan keluarga Toraja sebagai rumah peradaban dan adat yang dapat berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat perencanaan Pelaksanaan kegiatan adat, tempat selesaikan persoalan pergumulan keluarga Toraja, bahkan acara adat suka cita dan duka cita. Nantinya di kawasan ini juga akan dibangun rumah kaki seribu yang merupakan rumah adat suku Arfak,” ungkapnya.

    Baca juga:  Diresmikan Wabup Edi Budoyo, RSUD Manokwari Kini Punya Gedung Unit Transfusi Darah

    Ketua IKT Papua Barat, Corneles Mangalik, mengatakan masyarakat Toraja di perantauan sudah seharusnya menjaga warisan leluhur. “Untuk menghargai kearifan lokal suku Arfak sehingga dibangun juga rumah adat kaki seribu. Sudah sekian lama kita merindukan pembangunan ini yang akhirnya bisa terwujud sebagai bukti eksistensi IKT Manokwari. Tongkonan dibangun dengan kebersamaan masyarakat Toraja,” jelas dia.

    Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan pembangunan tongkonan untuk menjaga martabat warga Toraja. “Semua yang dilaksanakan ini untuk masyarakat. Bangsa kita besar tidak hanya diukur dari wilayah, tetapi karena kekayaan keanekaragaman budaya. Suku yang besar adalah suku yang menghargai sejarah. Pemkab Manokwari menyambut baik pendirian tongkonan ini. Semoga bisa dicontoh oleh suku lainnya. Saya yakin pembangunan tongkonan ini untuk eksistensi dan menjaga martabat masyarakat Toraja di rantauan,” ungkap Hermus.

    Baca juga:  Sidak Kendaraan Personel, Kapolresta Manokwari: Polisi Harus Jadi Contoh

    Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengakui selama ini masyarakat Toraja memberi kontribusi besar bagi pembangunan Papua Barat dan Manokwari. “Mari saling menghargai agar hidup rukun dan damai. Masyarakat Toraja saling berbagi ilmu dengan masyarakat Papua sehingga bisa maju dan sejajar,” kata Mandacan.

    Baca juga:  Polisi Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Maut di Minyambouw, Pegaf Sabtu Lusa

    “Pembangunan tongkonan yang juga berdampingan dengan rumah kaki seribu sebagai adat suku Arfak baru pertama kali dilakukan di sini sehingga perlu diikuti oleh suku-suku lainnya. Tongkonan bisa jadi wadah perekat persatuan warga Toraja dan bangun hubungan baik dengan suku lainnya. Dengan begitu membantu pemerintah dalam menjaga kondisi daerah. Walaupun di era globalilasi, tetapi tetap menjaga kelestarian budaya,” tutur Mandacan.

    Gubernur juga mengakui masyarakat Toraja tersebar merata baik di pegunungan maupun pesisir. Apalagi Toraja memiliki kesamaan dengan Papua. Toraja juga diminta ikut menjaga kerukunan di Papua Barat. Pembangunan tongkonan ditargetkan rampung pada April 2022. (LP3/red)

    Latest articles

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas menjalankan program usai menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026. Dia...

    More like this

    Proyek Makan Minum SMA Taruna Rp11 Miliar di Manokwari Diduga Tanpa Lelang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggaran makan minum SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat menjadi sorotan...

    Dukung Kepemimpinan Kapolda Papare, Politisi Golkar Manokwari Sampaikan Harapannya

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kepemimpinan Kapolda Papua Barat yang baru Brigjen Polisi Alfred Papare diharapkan semakin...

    Kejadian Bocah di NTT Bunuh Diri, Haryono May: Ini Tamparan dan Pembelajaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kejadian memilukan pada seorang bocah 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur...