MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional di Manokwari menyiapkan skema transportasi udara hingga penginapan apung untuk menjamin kenyamanan sekitar 10.000 peserta yang akan hadir. Langkah ini diambil sebagai solusi strategis guna mengatasi keterbatasan daya tampung penginapan darat di ibu kota Papua Barat tersebut.
“Kami akan berkoordinasi dengan UPBU Rendani terkait dukungan transportasi udara, termasuk penggunaan pesawat Hercules, serta dengan Pelni untuk transportasi laut,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, Minggu (25/1/2026).
Markus menjelaskan jumlah peserta yang membeludak menuntut kesiapan transportasi yang memadai dari berbagai pintu masuk. Panitia kini tengah mematangkan kolaborasi lintas instansi untuk mengoptimalkan seluruh armada yang tersedia.
“Dengan jumlah peserta yang sangat banyak, penyediaan dua kapal sebagai penginapan apung dinilai cukup efektif. Ini pernah diterapkan di Wondama dan terbukti berjalan baik,” katanya.
Penggunaan hotel terapung ini akan diprioritaskan bagi peserta yang berasal dari wilayah Papua yang datang menggunakan jalur laut. Sementara itu, peserta dari luar Papua akan diarahkan untuk menempati hotel-hotel di Manokwari yang telah disiapkan panitia.
Panitia berkomitmen memaksimalkan seluruh moda transportasi laut mulai dari kapal Pelni, Sabuk Nusantara, hingga kapal cepat. Hal ini bertujuan agar mobilitas peserta dari pelabuhan menuju lokasi kegiatan tetap berjalan tertib.
“Semua moda transportasi laut yang tersedia akan kami maksimalkan agar arus kedatangan dan kepulangan peserta berjalan lancar,” ucapnya.
Markus menekankan seluruh rencana besar ini masih membutuhkan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kelancaran skema transportasi dan penginapan menjadi penentu suksesnya Manokwari sebagai tuan rumah agenda nasional tersebut.
Persiapan matang ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh tamu yang datang. Kesuksesan layanan logistik ini juga akan memperkuat citra Papua Barat dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar. (LP14/red)















