Petani Papua Barat Keluhkan Pupuk Belum Tersalur, Terhambat Administrasi

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Agustinus Warbaal mengatakan, kebutuhan pupuk petani di Papua Barat sedang dalam proses administrasi. Ia berharap dengan kuota yang ada bisa lebih mendongkrak produktivitas pertanian.

“Kebutuhan pupuk sedang dalam masa berjalan proses administrasi. Kuota pupuk langsung dari pusat ke kabupaten mengingat bahwa SK Gubernur sudah turun ke kabupaten-kabupaten, walaupun ada beberapa kabupaten yang mengalami keterlambatan,” jelas Agustinus, Jumat (12/7/2024).

Baca juga:  Terbengkalai 8 Tahun, Dispora Papua Barat Ajukan Rp38 M Bangun Kembali PPLP Bakaro

Menurutnya, dalam musyawarah perencanaan pembangunan pertanian nasional, pemerintah pusat telah menginstruksi daerah-daerah untuk melakukan perluasan areal pertanian. Baik tanaman padi maupun jagung.

“Perluasan lahan pertanian ini dilaksanakan guna memanfaatkan lahan-lahan yang sekarang tidak fungsi atau tidur. Daerah didorong agar memanfaatkan lahan yang ada,” ujar Warbal.

Baca juga:  Haryono May:Program Makanan Bergizi Gratis Berdampak langsung ke Masyarakat

Warbal melaporkan, para petani sudah mengeluhkan lambannya penyaluran pupuk. Hanya saja, masih dalam proses administrasi.

“Saya sudah meminta agar pupuknya lebih dulu turun karena para petani sudah membutuhkannya tetapi tidak bisa karena harus melalui aturan administrasi,” katanya.

Baca juga:  Maju di Pileg 2024, Sugandi Ingin Jadikan Parlemen Medan Pengabdian Luas

Warbal menuturkan bahwa potensi lahan sawah di Papua Barat adalah 11 hektare. Tetapi dari 11 hektare itu tidak semua siap digunakan. Ada lahan yang masih membutuhkan persiapan.

“Ada lahan-lahan yang sudah ditumbuhi tanaman liar yang benar-benar yang tentu butuh persiapan ulang untuk digunakan untuk menanam tanaman baru,” tandas dia. (LP14/red)

Latest articles

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan infeksi kulit tanpa terbebani...

More like this

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani Biaya Pengobatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan...

Papua Barat Loloskan 2 Kategori ke Grand Prix, Pelatih: Bukti Paduan Suara Papua Mampu Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meloloskan dua kategori ke babak grand prix Pesta...

Grand Prix Pesparawi Nasional XIV Hadirkan Duel Kontingen Terbaik, Papua Barat Siap Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Babak grand prix untuk pertama kalinya digelar pada Pesta Paduan Suara...