27.3 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
27.3 C
Manokwari
More

    Polda Papua Barat Usut Dugaan Korupsi Hibah Rp7,3 M Kampus Swasta di Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Polda Papua Barat tengah mengusut dugaan korupsi hibah Rp7,3 miliar ke sebuah kampus swasta di Manokwari. Dana hibah itu disebut tak sampai ke dosen dan diduga ada belanja fiktif.

    Dirreskrimsus Polda Papua Barat Kombes Pol Sonny Tampubolon membenarkan adanya penyelidikan tersebut. Dia menyebut pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini.

    “Iya, penyidik tengah melakukan penyelidikan dana hibah ke kampus swasta di Manokwari Papua Barat sekitar Rp7,3 miliar tahun 2023-2024,” ujar Sonny, Selasa (16/9/2025).

    Baca juga:  Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Wosi Manokwari, Beli Sayur Mama Papua

    “Ketua yayasan sudah kita kirimkan undangan klarifikasi yang ketiga belum juga penuhi undangan,” lanjutnya.

    Sonny mengungkapkan dana hibah itu seharusnya digunakan untuk honor dosen dan belanja operasional. Namun, hingga kini dosen disebut belum menerima gaji.

    “Dana yang seharusnya diperuntukan untuk bayar gaji dosen. Namun, hingga sekarang dosen belum menerima honor juga belanja fiktif,” katanya.

    Baca juga:  Mamberob Rumakiek Akui Ada Kendala Pelimpahan Kewenangan dari Pemprov PB ke PBD

    Dia menyebut sekitar 30 saksi sudah diperiksa, termasuk staf kampus, dosen, hingga pihak toko di Jakarta.

    Sementara itu, pemerhati hukum dan sosial Abraham OG Wainarisi meminta agar Polda Papua Barat serius menangani kasus ini. Menurutnya, dugaan korupsi di dunia pendidikan tidak boleh dianggap remeh.

    Baca juga:  3 Kapolres Berganti, Wakapolda Papua Barat Ingatkan Potensi Gesekan di Pilkada

    “Kami menanti keseriusan tipikor Polda Papua Barat. Sebab, ketika ada dugaan korupsi di dunia pendidikan, terutama kampus, itu hal serius,” terangnya.

    Abraham juga mengingatkan Pemprov Papua Barat agar lebih selektif menyalurkan hibah. Dia menilai pemberian hibah secara masif rawan disalahgunakan.

    “Pemberian hibah secara masif menyebabkan pengelolaan yang tidak tepat dan cenderung koruptif,” ucapnya. (LP2/red)

     

    Latest articles

    Ranking FIFA ASEAN: Thailand Masih Raja, Indonesia Salip Malaysia

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara mengalami pergeseran drastis dalam rilis peringkat FIFA terbaru per Maret 2026. Timnas Indonesia sukses menyalip...

    More like this

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...

    Kompak! Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat Kumpul di Open House Wagub

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat menunjukkan kekompakan dalam perayaan Lebaran...