25.9 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
25.9 C
Manokwari
More

    Positif COVID-19 di Manokwari bertambah menjadi 72 orang

    Published on

    Manokwari–Jumlah kasus positif COVID-19 Kabupaten Manokwari pada Minggu (27/7/20) kembali mengalami penambahan dan secara akumulatif saat sebanyak 72 kasus

    Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, Arnoldus Tiniap, menyebutkan bahwa hari ini terjadi penambahan lima kasus positif di Papua Barat. tiga kasus baru berasal dari Manokwari dan satu lainnya dari Fakfak.

    “Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong masih terus terjadi penambahan kasus. Dibanding daerah lain di Papua Barat, jumlah kasus positif di Kota Sorong dan Manokwari saat ini yang tertinggi,” .

    Baca juga:  118 Casis Asal Polres Manokwari Diingatkan Jaga Kondisi

    Ia menyebutkan, jumlah kasus positif di Papua Barat per-Minggu 26 Juli 2020 tercatat sebanyak 392 kasus. Dari jumlah itu 232 orang diantaranya sembuh dan lima orang meninggal dunia.

    “Tertinggi masih Kota Sorong dengan 163 positif, 71 orang sembuh dan empat meninggal. Selanjutnya Manokwari 72 positif, 18 sembuh dan satu menjnggal. Berikutnya Kabupaten Sorong 69 positif dan 60 sembuh,” katanya lagi.

    Baca juga:  Irwanto Usai Sertijab: Saya akan Tanamkan Nilai-nilai Etika di Bappeda

    Sedangkan daerah lain, Teluk Bintuni 50 positif dan seluruhnya berhasil sembuh. Raja Ampat 19 positif dan semua sembuh. Lalu Kabupaten Fakfak sembilan kasus dan lima diantaranya berhasil sembuh

    Berikutnya Teluk Wondama delapan positif, tujuh sembuh. Kabupaten Kaimana dan Manokwari Selatan masing-masing satu kasus dan kini mereka pun sudah sembuh.

    “Untuk kasus kematian, sejuah ini baru terjadi di Kota Sorong dan Manokwari. Sedangkan daerah lain sampai saat ini belum ada yang melaporkan. Kita bersyukur, mudah-mudahan seluruh pasien yang tersisa ini sembuh semua,” ujarnya menambahkan.

    Baca juga:  PPKM Darurat, Polda Papua Barat Lakukan Penyekatan Pintu Masuk Manokwari

    Arnold pun mengimbau masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, baik di daerah zona merah, kuning maupun hijau.

    “Semakin kesini kami lihat masyarakat semakin abai terhadap protokol kesehatan. Padahal transmisi lokal sudah semakin tinggi, terutama di Kota Sorong, Manokwari dan Kabupaten Sorong,” sebut Tiniap.(*/LPB1)

    Latest articles

    Masyarakat Adat Pasang Sasi di Kapal Seismik Fakfak, Operasi Migas Terhenti

    0
    FAKFAK, LinkPapua.id - Masyarakat adat petuanan Raja Arguni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, melakukan aksi 'penyanderaan' terhadap kapal seismik yang beroperasi di wilayah perairan...

    More like this

    Buka Manasik Haji Terintegrasi Digelar, Wabup Mugiyono Doakan Raih Haji Mabrur

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Kementerian Haji dan Umrah menyelenggarakan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota...

    Anggota DPR RI Cheroline Sosialisasi 4 Pilar ke Pelajar Manokwari, Tekankan Cegah Bullying

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPR RI Cheroline Chrisye Makalew menekankan pencegahan bullying saat menyosialisasikan...

    Proyek Makan Minum SMA Taruna Rp11 Miliar di Manokwari Diduga Tanpa Lelang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggaran makan minum SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat menjadi sorotan...