Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Disetujui, DPRD Manokwari Selip Sejumlah Catatan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam pelaksanaan rapat paripurna DPRD Manokwari tahun 2021 tentang laporan hasil kerja banggar pada Kamis (19/8/2021), fraksi-fraksi di DPRD menyetujui rancangan peraturan daerah pertanggungjawaban APBD tahun 2020.

Dalam rapat paripurna yang digelar secara langsung dan daring tersebut hadir hanya seorang pimpinan yaitu wakil ketua DPRD Manokwari Norman Tambunan.

Dari pihak eksekutif, hadir wakil bupati Manokwari, Edi Budoyo dan sekda Manokwari, Henri Sembiring. Dalam pembacaan hasil kerja banggar DPRD Manokwari yang dibacakan oleh Suriyati Faisal memberikan sejumlah catatan dan saran.

Baca juga:  Kapal Pengangkut Barang Hilang di Perairan Manokwari Akhirnya Ditemukan

“Dalam peningkatan PAD, salah satu upaya dapat dilakukan memaksimalkan pajak dan retribusi daerah. Saran dari komisi terhadap Raperda ini agar menjadi perhatian dalam perencanaan anggaran dan pelaksanaan APBD tahun berikutnya. Hasil temuan BPK RI dapat ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi dan optimalkan komitmen waktu. Banggar rekomendasikan penguatan aspek pengawasan internal dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban dan tidak toleransi pelanggaran apapun,”ujarnya.

Baca juga:  Catatan Politisi Gerindra di HUT 123 Manokwari: Infrastruktur Harus Punya Grand Desain

Selain itu terkait dengan silpa tahun 2020 sebesar 43 Miliar, Badan Anggaran (Banggar) juga merekomendasikan agar dapat menutup kekurangan APBD. Pemda mengambil langkah strategis dalam perencanaan APBD 2021.

Pemda juga diharapkan meningkatkan target pendapatan dari perusahaan daerah maupun BUMD sesuai dengan investasi daerah dan menciptakan iklim perkembangan perusda.

Baca juga:  Solat Idul Adha di Mako Brimob Manokwari dengan Protokol Kesehatan Ketat

Sementara itu, dalam penyampaian bupati Manokwari melalui wakil bupati Manokwari Edi Budoyo mengatakan ada tiga jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK yaitu audit keuangan, audit kinerja dan audit dengan tujuan tertentu.

“Untuk pengelolaan tahun 2020, pemkab Manokwari mendapat opini WTP. Sehingga kedepan kami akan meminta BPK melakukan audit kinerja untuk pelayanan ke masyarakat yang lebih baik,”ungkap dia.(LP3/Red)

Latest articles

161 Anggota Kontingen Malut Tiba di Manokwari, Ikut 12 Kategori Lomba

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Sebanyak 161 anggota kontingen Maluku Utara (Malut) tiba di Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV dengan target bersaing di...

More like this

Wujud Kepedulian Sosial, Polresta Manokwari Berbagi Sembako dengan Yayasan Ikhsan Al Mauun

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jajaran Polresta Manokwari bersama Bhayangkari Cabang Kota Manokwari melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa...

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Jadi Momentum Emas Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan digelar...

H-3 Pembukaan Pesparawi, Pemda Manokwari Intensifkan Kerja Bakti Massal

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar kerja bakti massal sebagai bagian dari persiapan akhir menyambut...