26.4 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.4 C
Manokwari
More

    Rekor! Frans Awak Plt Sekda Terlama Teluk Bintuni, 5 Tahun Baru Pensiun

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Frans Nikolas Awak pensiun sebagai ASN per 1 Oktober 2025 setelah lima tahun menjabat Plt Sekda Teluk Bintuni, Papua Barat. Jabatan Plt selama itu tercatat sebagai yang terlama dalam sejarah birokrasi Pemkab Teluk Bintuni.

    “Jika mengacu pada aturan itu, (sebenarnya) penugasan Plt itu paling lama enam bulan,” kata Asisten II Setda Teluk Bintuni IB Putu Suratna di Kantor Bupati, Rabu (1/10/2025).

    Frans Awak pertama kali ditunjuk sebagai Plt Sekda pada Mei 2020 di era Bupati Petrus Kasihiw. Saat itu sudah dilakukan seleksi terbuka, tetapi hasilnya tak pernah ditindaklanjuti.

    Baca juga:  SPBU-N Pasar Sentral Teluk Bintuni Bantah Layani Pembeli selain Nelayan

    Dari lima peserta seleksi, empat dinyatakan lolos termasuk Frans Awak. Namun, Bupati Petrus Kasihiw tidak melantik satu pun meski seleksi telah memakai anggaran negara. Posisi sekda akhirnya dibiarkan kosong dengan menunjuk Frans Awak sebagai Plt.

    Padahal, Peraturan MenPAN RB Nomor 22 Tahun 2021 menyebut masa jabatan Plt hanya maksimal enam bulan. Fakta ini membuat penugasan Frans Awak yang berlangsung hingga lima tahun dinilai menabrak aturan.

    Baca juga:  Rektor UNCRI: KUHAP Baru Harus Perkuat Profesionalisme Polri

    Frans Awak yang sudah mengabdi 35 tahun akhirnya pensiun di pangkat IV-c. Statusnya yang terus ‘digantung’ membuat kenaikan pangkatnya mandek dan hanya berhak mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian (KPP) IV-d.

    Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy kini menunjuk Putu Suratna sebagai Plt Sekda menggantikan Frans Awak. Penugasan ini berlaku mulai 1 Oktober 2025.

    Bupati Yohanis menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian Frans Awak. Dia menilai Frans Awak sosok ASN teladan yang membimbing dengan bijak dan membina dengan hati.

    Baca juga:  Wabup Bintuni Kunjungan ke Distrik Babo, Minta Percepatan Perbaikan Dermaga-Bandara

    “Kami semua belajar dari teladan Bapak. Besar harapan saya, semoga pengabdian dan nilai-nilai yang telah Bapak tanamkan, dapat menjadi warisan moral dan profesionalisme yang terus hidup dalam jiwa seluruh ASN di Teluk Bintuni,” ujar Yohanis.

    Yohanis berharap seluruh ASN menjadikan Frans Awak sebagai figur teladan. Dia menegaskan masa pensiun bukan akhir pengabdian, melainkan babak baru untuk terus memberi makna di tengah masyarakat. (LP5/red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wabup Teluk Bintuni Salat Id di Tomu, Open House Bareng Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara merayakan Lebaran Idulfitri...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...