27.2 C
Manokwari
Selasa, April 7, 2026
27.2 C
Manokwari
More

    Satgas Papua Barat : Empat daerah miliki risiko tinggi COVID-19 pada Pilkada

    Published on

    Manokwari-Empat daerah di Provinsi Papua Barat dinyatakan memiliki risiko tinggi penularan COVID-19 pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

    Ketua harian Satgas COVID-19 Papua Barat, Derek Ampnir, Rabu (16/9), mengungkapkan, berdasarkan perkembangan sejak Maret 2020, empat daerah yang memiliki risiko tinggi penularan saat pelaksanaan Pilkada itu meliputi Teluk Bintuni, Manokwari, Sorong Selatan serta Raja Ampat.

    “Komitmen para calon kepala daerah, seluruh tim sukses dan partai pendukung sangat diharapkan untuk mewujudkan Pilkada yang sehat, jujur, aman dan damai,” ucap Ampnir.

    Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Serahkan Dana Hibah ke 10 Instansi, Total Rp48 Miliar

    Ia menyebutkan bahwa, dari seluruh tahapan Pilkada serentak tahun 2020, ada dua yang harus diwaspadai. Dua tahapan itu dinilai memiliki kerawanan cukup tinggi dalam penyebaran COVID-19.

    “Yaitu tahapan kampanye yang akan berlansung dari 25 September sampai dengan 5 Desember. Lalu tahap pencoblosan atau pemungutan pada 9 Desember. Dua tahapan ini harus menjadi perhatian,” katanya lagi.

    Baca juga:  Papua Barat Tuan Rumah Rakor Fordasi 2023, Fokus Bahas Pembangunan dan Desentralisasi

    Ia pun mengajak, peserta dan penyelenggara pilkada juga seluruh pemangku kepentingan untuk memberi perhatian serta melakukan perencanaan yang matang pada dua tahapan ini.

    “Kesehatan dan keselamatan masyarakat dari COVID-19 adalah segala-galanya,” sebut Derek lagi.

    Pilkada serentak di Provinsi Papua Barat akan dilaksanakan di sembilan daerah meliputi Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Raja Ampat serta Sorong Selatan.

    Baca juga:  Bongkar Jaringan Prostitusi Online, BMP21 PB Apresiasi Kinerja Polresta Manokwari

    Berdasarkan data Satgas COVID-19, per 16 September 2020 Manokwari memiliki temuan sebanyak 187 kasus positif, Teluk Bintuni 251, Raja Ampat Ampat 52, Sorong Selatan 44, Fakfak 30, Teluk Wondama 30, Manokwari Selatan enam, Kaimana dua, dan Pegunungan Arfak nol kasus.

    Ampnir menambahka, Kabupaten Fakfak, Manokwari Selatan dan Teluk Wondama memiliki risiko rendah. Sedangkan Kaimana dan Pegunungan Arfak masuk dalam kategori tidak terdampak karena berada pada zona hijau. (LPB1/red)

    Latest articles

    Pemda Manokwari Gelar Forum RKPD, Sinkronkan Program Pembangunan Daerah

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar Forum Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada Selasa (7/4/2026) di kantor Bupati sebagai upaya menyelaraskan program dan...

    More like this

    KONI Papua Barat Siapkan Raker-Musprov 2026, Keluhkan Anggaran Belum Cair

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat tengah mematangkan persiapan Rapat...

    Pemprov Papua Barat Lepas Jenazah Marthen Luther, Gubernur Sampaikan Duka Mendalam

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar prosesi pelepasan jenazah Sekretaris Dinas...

    Gubernur Dominggus Pastikan WFH Jumat di Papua Barat Tak Ganggu Layanan Publik

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjamin kebijakan bekerja dari rumah atau...