26.4 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.4 C
Manokwari
More

    Sekda Wondama Lapor Polisi Usai Dituduh Korupsi: Saya Difitnah

    Published on

    WASIOR,linkpapua.com– Sekretaris Daerah Teluk Wondama Aser Waroy memberi klarifikasi terkait kasus pencemaran nama baik yang ia laporkan ke kepolisian. Aser menyebut kasus ini bermula dari tuduhan korupsi yang dilontarkan seorang staf pemda bernama Semuel Kandami.

    “Itu awal mulanya. Semuel Kandami menyebar berita di media sosial dan grup WA yang menuduh saya melakukan korupsi. Atas dasar itu saya melaporkan pencemaran nama baik,” tutur Waroy, Jumat (13/12/2024).

    Dituturkan Waroy, tak hanya menyebar fitnah di medsos, Samuel juga menyebarkan kabar itu kepada masyarakat di Bandara Rendani Manokwari.

    “Dia secara terang-terangan menyebut saya korupsi. Saya difitnah,” jelasnya.

    Baca juga:  Wabup Wondama Tegaskan DPRK Jalur OAP Harus Merepresentasi Semua Suku

    Dijelaskan Waroy, awalnya dirinya tidak terlalu menanggapi tuduhan itu. Tetapi, tuduhan itu dilakukan Semuel berulang kali.

    “Bahkan sudah berkali-kali saudara Samuel Kandami lakukan hal itu. Sehingga ya kita sebagai manusia pasti punya batas kesabaran. Akhirnya saya menempuh langkah hukum,” jelasnya.

    Aser Waroy menegaskan, tuduhan korupsi itu salah alamat. Ia menyebut, bukan dirinya yang melakukan perbuatan korupsi. Tetapi ada oknum yang tidak bertanggung jawab.

    “Jadi sebenarnya bukan saya. Itu adalah perbuatan oknum yang tak bertanggung jawab,” ketusnya.

    Aser Waroy mengaku telah melaporkan Samuel ke Polda Papua Barat atas tuduhan pencemaran nama baik. Waroy juga mengaku mencoba menempuh jalur kekeluargaan, namun tak direspons oleh Samuel.

    Baca juga:  Bupati Wondama Paparkan LKPj 2024: Angka Kemiskinan Turun, Ekonomi Masyarakat Membaik

    “Secara spesifik saudara Samuel kandami kalau ingin masalah ini kita selesai atur secara keluarga, mari kita atur sebagai keluarga. Atau saudara Samuel ingin melanjutkan ke ranah hukum, saya siap untuk kita jalankan sama-sama sesuai prosedur hukum yang ada. Karena tidak ada yang kebal tentang hukum,” ujarnya.

    “Biarlah pihak kepolisian yang akan menindaklanjuti laporan kami. Agar supaya mengambil langkah penyelidikan sampai ke tahapan penyidikan. Kami berpikir secara cermat, hal yang utama sampai saat ini memang meminta kami masih menunggu hasil dari pada kepolisian, untuk melakukan penelitian terkait UDD ITE, KUHP 310 tentang pencemaran nama baik,” papar Waroy.

    Baca juga:  Relawan Nol Rupiah Yo Join Pasang Internet Gratis di Distrik Kuri

    Waroy juga mengingatkan bahwa ini menjadi pelajaran bagi semua orang agar bijak beraktivitas di media sosial.

    “Kita ini hidup di negara hukum, jadi kalau ada persoalan hukum ya kita harus serahkan ke aparat penegak hukum. Supaya apa, agar kita warga negara mendapat kepastian hukum. Ini memang sangat meresahkan. Yang pasti kami menunggu perkembangan dari pihak kepolisian,” pintanya. (LP10/red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...

    Layanan BBM Tetap Normal Selama Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tidak Kawatir

    ​AMBON, Linkpapua.id– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen untuk terus melayani kebutuhan masyarakat...