28.7 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
28.7 C
Manokwari
More

    Sisa Material Akibat Gelombang Pasang Penuhi Badan Jalan Maruni, PUPR PB Lakukan Evakuasi

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com – Gelombang pasang yang menerjang jalan utama trans-Papua Barat di kawasan Maruni, Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari, Selasa malam berdampak cukup parah. Selain menyebabkan jebolnya tanggul, ombak juga membawa material lumpur yang menutupi permukaan jalan.

    Warga kampung Maruni sejak Rabu (22/2/2023) pagi berjibaku membersihkan sisa material yang berserakan di jalan. Warga kemudian dibantu pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Barat.

    Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanis Momot ditemui di lokasi mengaku bahwa kondisi ini memang sangat parah. Pihaknya harus kerja ekstra agar bisa mengevakuasi material secepatnya.

    Baca juga:  Lepas Road Bike Open Race Sorong 2022, Anis Momot: Wadah Menjaring Pebalap Muda

    “Ia air rob naik di jalan trans-Papua Barat di pantai Maruni ini, kami dari PU Papua barat melakukan langkah cepat, paling tidak membersihkan badan jalan dari material pasir dan kerikil dan membuat jalan alternatif,” kata Yohanis, Rabu (22/2/2023).

    Dia mengatakan, ini bukan kejadian pertama. Menurut Yohanis, setiap terjadi pasang, ombas menghempas hingga ke jalan utama dan menyisakan material cukup tebal.

    Baca juga:  BP Berkomitmen Terus Berinvestasi di Indonesia, Wapres Ma'ruf Amin Sambut Baik
    Gelombang pasang menghantam talud di kawasan jalan utama trans-Papua Barat-Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari Papua Barat, Selasa malam (21/2/2023).

    “Jalan alternatif yang kita buat sekitar sepuluh meter ke darat di samping danau Kabore ini supaya kalau air pasang nanti tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan,” ucapnya.

    Mengenai pemecah gelombang yang saat ini nampak sebagian tertanam di pantai Maruni, Momot mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai BWS Papua Barat.

    “Iya memang talud ini pihak BWS sudah buat dan kita juga buat di sebelah sana, tetapi terjangan ombak sangat keras sehingga baru kotak ini sebagian hanyut dan tertanam pasir. Mudah-mudahan kita dengan teman-teman BWS ambil langkah cepat menambah batu kotak agar mencegah terjangan ombak,” katanya.

    Baca juga:  Kerja Cepat Tim PUPR, Anjungan Papua Barat TMII Hanya Direnovasi 2 Bulan

    Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, saat ini telah dialihkan arus lalu lintas di kawasan itu ke jalan alternatif.

    “Tadi setelah saya dan Kadis PU cek belum mumpuni, sementara pengaturan arus lalu lintas di lokasi karena jalan alternatif untuk pengalihan,” kata Dirlantas Polda Papua Barat. (LP2/red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...