28.9 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.9 C
Manokwari
More

    STIKP Resmi Berubah Jadi Universitas Muhammadiyah Papua Barat

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STIKP) Muhammadiyah resmi bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB). Peresmian ini sekaligus ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru universitas, Sabtu (23/8/2025).

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof Fauzan, menyebut perubahan status ini bukan sekadar pergantian nama. Transformasi ini juga menyangkut tata kelola, peran, dan tanggung jawab perguruan tinggi dalam mencetak SDM unggul di Papua Barat.

    “Dari Kementerian berharap Universitas Muhammadiyah Papua Barat ini mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak ada pilihan lain kecuali harus berkolaborasi, baik dengan pemerintah daerah maupun seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

    Baca juga:  Momentum Tahun Baru Islam, KKLR Manokwari Gelar Lomba Domino

    Fauzan juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari. Dia menyebut sinergi pemerintah daerah sangat penting dalam pengembangan UMPB ke depan.

    Rektor UMPB, Hawa Hasan, menjelaskan saat ini kampus telah membuka dua fakultas baru. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) memiliki lima program studi, sedangkan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) membuka empat program studi.

    Baca juga:  Kodam Kasuari-Lion Club Kolaborasi Turunkan Angka Stunting di Papua Barat

    FKIP didukung oleh 32 dosen, sementara Fakultas Saintek memiliki 20 dosen. Mayoritas tenaga pengajar masih berasal dari luar Papua.

    “Alhamdulillah, dari sisi rasio dosen dan mahasiswa sudah terpenuhi. Memang sebagian besar dosen kami berasal dari luar Papua karena kebutuhan bidang keilmuan. Namun, ke depan kami terus membuka peluang bagi tenaga dosen lokal,” jelas Hawa.

    Baca juga:  Kapolda Papua Barat: Penyalahgunaan C-Pemberitahuan Bisa Dijerat Pidana

    Meski sempat tertunda karena menunggu izin operasional, penerimaan mahasiswa baru kini resmi berjalan. Tercatat 1.665 mahasiswa baru telah terdaftar dan akan segera mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB).

    Hawa menambahkan, hadirnya program studi di bidang kesehatan dan teknik merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pembangunan Papua Barat.

    “Insyaallah, UMPB hadir untuk menyiapkan generasi muda Papua yang unggul, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua Barat,” tutupnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas menjalankan program usai menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026. Dia...

    More like this

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima DPA

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas...

    Simposium Flora Malesiana, Masyarakat Adat Disebut Kunci Jaga Iklim di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Masyarakat adat memiliki peran paling strategis sebagai garda terdepan dalam melindungi...

    16 Negara Ikuti Simposium Flora Malesiana di Manokwari, Bahas Solusi Iklim-Pangan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12 dan Konferensi Solusi Iklim Berbasis Alam...