27 C
Manokwari
Sabtu, Februari 7, 2026
27 C
Manokwari
More

    Telan Rp34,7 M, Proyek Air Baku BWS Papua Barat tak Dinikmati Warga Bintuni

    Published on

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com– Proyek pembangunan Air Baku BWS Papua Barat di Kota Bintuni, yang dikelola PT Melo Aneka Raya belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Padahal, proyek yang berjalan sejak 2021 ini telah menelan anggaran Rp34,7 miliar.

    “Hal ini menimbulkan kekecewaan dan pertanyaan besar dari masyarakat terhadap kinerja proyek tersebut. Dari tahun 2013 pipa pipa sudah masuk ke rumah-rumah, tapi air tidak pernah mengalir,” kata Sarjani, salah satu warga Kota Bintuni, Jumat (22/3/2024).

    Baca juga:  Bahas APBD 2026, Fraksi Golkar DPR Papua Barat Ingatkan Disiplin Jadwal-Transparansi

    Menurut Sarjani, proyek pembangunan air baku ini bisa dibilang gagal. Ia mengatakan, sudah beberapa kali dilakukan pergantian pipa ,namun sampai sekarang air bersih belum bisa dinikmati masyarakat.

    “Diharapkan aparat penegak hukum segera mengambil langkah untuk meyelidiki hal tersebut, dikarenakan pekerjaan tersebut termasuk gagal,” harap Sarjani.

    Sebelumnya Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, pernah menyoroti kinerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Papua Barat terkait proyek tersebut. Kasihiw mengkritisi proyek BWS yang tak mampu menyuplai air bersih ke wilayah kota Teluk Bintuni, meskipun proyek ini telah digulirkan sejak 12 tahun lalu.

    Baca juga:  Operasi Patuh 2021 Polres Teluk Bintuni Dimulai, Ini Sasaran Utamanya

    “Saya akan meminta Kepala BWS agar pekerjaan tersebut diselesaikan, Ini sejak 2021 dan hingga kini belum dinikmati masyarakat,” ujar Kasihiw kala itu.

    Salah seorang warga lainnya, Roby mengungkapkan pipa yang digunakan dalam proyek tersebut telah diganti dari paralon menjadi pipa besi sejak tahun 2001. Namun air yang dinanti belum juga mengalir.

    Baca juga:  Apel Usai Libur, Kasihiw Sindir ASN Malas, tapi Paling Getol Tuntut Hak

    “Dulu itu pipanya dari paralon, sekarang diganti dengan pipa besi. Dari jamannya pak Alfons Manibui, sampai pak Piet air belum jalan, sayang sekali anggaran itu terbuang dengan cuma-cuma,” tegasnya.

    Mewakili Masyarakat, Roby berharap agar perwakilan rakyat yang telah terpilih di DPRD Kabupaten, DPR Provinsi Papua Barat, bahkan mewakili masyarakat Papua Barat di pusat (DPR RI), dapat menanggapi kebutuhan-kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan akan air bersih dan kebutuhan lainnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Brigjen Pol Alfred Papare Jabat Kapolda Papua Barat, Janji Tingkatkan Layanan

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id- Brigjen Pol Alfred Papare S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolda Papua Barat mengantikan Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., yang Menjabat sebagai...

    More like this

    Brigjen Pol Alfred Papare Jabat Kapolda Papua Barat, Janji Tingkatkan Layanan

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Brigjen Pol Alfred Papare S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolda Papua Barat mengantikan...

    Polda Papua Barat Gelar Rangkaian Penyambutan Kapolda Hingga Penyerahan Pataka

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar parade penyambutan Kapolda Papua Barat yang baru,...

    Kejadian Bocah di NTT Bunuh Diri, Haryono May: Ini Tamparan dan Pembelajaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kejadian memilukan pada seorang bocah 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur...