26.9 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.9 C
Manokwari
More

    TP PKK Papua Barat Ajak Masyarakat Persiapkan Masa Depan Anak sejak Dalam Kandungan

    Published on

    PEGAF, LinkPapua.com – Pj Ketua TP PKK Papua Barat, Roma Megawanti Pasaribu, mengajak masyarakat Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) mempersiapkan masa depan anak mulai dari kandungan.

    Hal ini diungkapkan Roma saat kunjungan kerja ke Pegaf sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan, Jumat (18/8/2023).

    Roma mengatakan masyarakat dapat memperkuat halaman guna bercocok tanah dalam rangka pemenuhan gizi keluarga.

    “Masa depan kita ada pada anak anak kita, anak-anak yang sehat dan kuat. Untuk itu perlu disiapkan sejak dari dalam kandungan dan masa pertumbuhan emasnya sampai usia lima tahun dengan gizi yang cukup. Jika kita punya mimpi besar, harus berjuang dengan keras dan andalkan Tuhan,” ujarnya.

    Baca juga:  DPR PB Minta Pemprov 'Suntik' Yayasan Pendidikan Swasta yang Banyak Menampung OAP

    Bantuan melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Papua Barat diserahkan kepada masyarakat, di antaranya bibit ayam potong 500 ekor kepada 5 kelompok, serta bibit tanaman wortel, cabai, tomat, jagung, kangkung, dan ketimun.

    Bupati Pegaf, Yosias Saroy, mengapresiasi perhatian TP PKK Papua Barat kepada masyarakat Pegaf. Menurutnya, dalam proses pembangunan menyangkut sarana dan prasarana diperlukan kerja sama antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.

    Baca juga:  Hari Pahlawan, Bupati Bintuni: Wujudkan Semangat Juang Lewat Tindakan Nyata!

    Soal intervensi percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem di daerahnya, ia mengajak para ibu-ibu saat dalam masa mengandung wajib memeriksa kesehatan secara rutin.

    Di samping itu, pemberian asupan makanan bergizi, seperti susu, telur, dan sayur juga sangat penting bagi pengembangan anak.

    “Kita harus periksa diri, ibu-ibu dan nona-nona usia produktif, aturannya untuk menikah minimal usia harus 19 tahun. Jangan bilang nanti adat dan lain-lain. Kita perlu sosialisasi, pendekatan melalui gereja. Kita ubah mindset seperti itu. Jangan pikir ini harta jadi kasih kawin muda-muda,” tuturnya.

    Baca juga:  Wabup Teluk Bintuni Sidak OPD, Dapati ASN-Honorer Bolos Kerja

    Selain pemeriksaan kesehatan, ia juga menginstruksikan kepada masyarakat untuk pemanfaatan lahan bercocok tanam agar menjadi budaya.

    “Peran OPD teknis wajib memberikan pendampingan secara berjenjang. Kelompok tani harus didukung, didampingi agar bisa maju,” ucapnya. (LP9/Red)

    Latest articles

    Pengusaha Minta Pemerintah Tak Buru-Buru Terapkan WFH: Lihat Produktivitas!

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Apindo bereaksi terhadap wacana pemerintah yang ingin menerapkan kebijakan work from home (WFH) sehari dalam sepekan....

    More like this

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...

    Kompak! Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat Kumpul di Open House Wagub

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat menunjukkan kekompakan dalam perayaan Lebaran...