27.7 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
27.7 C
Manokwari
More

    Wiranto: PWI Mitra Strategis Pemerintah, tapi Tetap Wajib Kritis

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, menyebut Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) merupakan mitra strategis pemerintah. Namun, dia menekankan agar PWI tetap menjaga fungsi kritiknya sebagai bagian dari ekosistem demokrasi yang sehat.

    Penegasan ini disampaikan Wiranto saat menerima jajaran PWI Pusat dalam pertemuan dialogis di Kantor Penasihat Khusus Presiden, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Pertemuan tersebut membahas peran sentral PWI di tengah dinamika informasi publik yang kian kompleks dan tantangan di ruang digital.

    Baca juga:  Sekjen PWI Bantah DK Soal Anggaran UKW Rp2,9 M tak Jelas: Itu Fitnah

    “PWI diharapkan menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan aspirasi rakyat. Tetapi tetap kritis, tidak hanya mengikuti arus,” ujarnya.

    Wiranto menjelaskan pemerintah menempatkan PWI sebagai mitra dalam memastikan komunikasi kebijakan sampai ke publik secara jernih dan berimbang. Fungsi kritik harus terus dijaga agar pers dapat menjadi penyeimbang informasi yang diterima masyarakat.

    Dalam dialog tersebut, Wiranto juga menyampaikan apresiasi atas komitmen PWI menjaga independensi dan tidak terlibat dalam politik praktis. Posisi apolitis ini dinilai penting untuk menjaga kehormatan profesi serta kepercayaan publik terhadap pers.

    Baca juga:  Kemenhan-PWI Jadwalkan Retret Wartawan di Akmil Magelang Jelang HPN 2026

    “PWI harus tetap apolitis. Itu penting untuk menjaga marwah profesi. Pers dapat menjadi penyeimbang sekaligus penuntun informasi publik,” katanya.

    Lebih lanjut, Wiranto menyoroti meningkatnya tantangan informasi di ruang digital, terutama penyebaran hoaks dan disinformasi. Isu ini dapat memecah konsentrasi publik dan membuat masyarakat bingung membedakan antara fakta dan opini yang bias.

    “Kini bukan hanya soal bad news atau good news. Kadang keduanya bercampur dan membuat publik bingung,” ucapnya.

    Baca juga:  Dorong Ecotourism di Raja Ampat, BI Bantu 2 Sanggar Seni

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan dukungan. Dukungan tersebut terutama untuk program peningkatan kualitas wartawan dan profesionalisme media.

    “Kami berharap dukungan Pak Wiranto untuk memperkuat program-program peningkatan kualitas wartawan di Indonesia,” harapnya.

    Pertemuan tersebut turut membahas tantangan pers di era digital, mulai dari isu integritas, literasi informasi, hingga profesionalisme media. Wiranto didampingi Asisten I, Adi Warman, dan Asisten II, Letjen TNI (Purn) Yoedhi Swastono. (*/red)

    Latest articles

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum angkatan pertama dalam prosesi yudisium dan pelepasan Tahun Akademik 2025/2026,...

    More like this

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...

    Pengusaha Minta Pemerintah Tak Buru-Buru Terapkan WFH: Lihat Produktivitas!

    JAKARTA, LinkPapua.id - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Apindo bereaksi terhadap wacana pemerintah yang...

    Pemerintah Kaji WFH Tiap Jumat untuk ASN-Swasta, Bisa Hemat BBM 20%

    JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah kini tengah mengkaji secara serius rencana penerapan kebijakan bekerja dari...