26.5 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
26.5 C
Manokwari
More

    Yayasan Phapeda Gelar Festival Rajut Noken, Bupati Bintuni Harap Jadi Agenda Rutin

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, berharap Festival Rajut Noken Kemerdekaan yang digelar Yayasan Phapeda bisa menjadi agenda tahunan. Dia menilai tradisi merajut noken adalah warisan budaya Papua yang harus dijaga dari gempuran globalisasi.

    “Pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan Yayasan Phapeda dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menghidupkan program pelestarian budaya di Kabupaten Teluk Bintuni,” kata Yohanis saat menghadiri Festival Rajut Noken di Distrik Bintuni, Sabtu (16/8/2025).

    Baca juga:  Wabup Joko Resmikan Sekolah Darurat Usai Kontak Senjata di Bintuni

    Festival Rajut Noken tahun ini mengusung tema Rajut Noken Bintuni, Warisan Perempuan untuk Indonesia Serasi. Sebanyak 77 perempuan ambil bagian dalam festival perdana yang digelar Yayasan Phapeda itu.

    Yohanis bersama Wakil Bupati Joko Lingara mengajak Forkopimda dan pimpinan OPD untuk ikut menyaksikan langsung prosesi merajut noken. Bahkan Yohanis ikut mengambil noken hasil rajutan peserta untuk dikalungkan kepada Wakil Bupati, Kapolres, dan Dandim 1806/Teluk Bintuni.

    Pada pengujung acara, panitia melelang noken hasil karya peserta. Pendiri Yayasan Phapeda, Herlina Husain, memulai penawaran pertama kepada Bupati, yang langsung menawar noken di lehernya senilai Rp5 juta.

    Baca juga:  Tinjau Pasar Sanggeng Sementara, Dewan Harap Tak Ada Lagi Pegadang Jualan di Pinggir Jalan

    “Saya beli noken ini Rp5 juta,” ucap Yohanis disambut tepuk tangan meriah peserta dan pengunjung festival.

    Lelang kemudian berlanjut ke Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan pimpinan OPD. Panitia bahkan menyiapkan QRIS untuk memudahkan pembayaran pemenang lelang.

    Ketua Yayasan Phapeda, Christine Mustamu, menyebut pengunjung tidak hanya menikmati prosesi rajut noken dan hasil karyanya. Panitia juga mengajak mereka terlibat langsung memilih karya favorit lewat kupon yang dibagikan.

    Baca juga:  Jemaat Solavide Ransiki Bersama Pemkab Mansel Menanam Pohon di Sempadan Pantai

    Panitia kemudian mengundi enam noken pilihan favorit. Setiap pengrajut yang karyanya terpilih mendapat uang kreativitas dari panitia.

    “Terima kasih kepada 77 perempuan hebat peserta Festival Noken yang dengan penuh dedikasi menunjukkan keterampilan dan karya terbaiknya. Semoga ini menjadi teladan bagi generasi penerus untuk melestarikan budaya di tanah Papua,” kata Christine. (LP5/red)

    Latest articles

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM...

    0
    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan dan mengecek langsung...

    More like this

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...