29 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
29 C
Manokwari
More

    268 Rumah Terdampak Banjir, 14 Kena Longsor di Raja Ampat

    Published on

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Sebanyak 268 rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Sementara itu ada 14 rumah lainnya terkena longsor.

    Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Raja Ampat, Andi Abdul Kadir, menyebut 8 rumah rusak akibat longsor. Dua keluarga terpaksa dievakuasi ke Kantor Kelurahan dan Gereja Advent karena rumah mereka rusak parah.

    “BPBD telah memberikan bantuan makanan kepada keluarga yang dievakuasi tersebut. Keluarga dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati akibat longsor dan banjir,” ujar Abdul Kadir dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).

    Baca juga:  Purna Tugas, Wanto Jadi Tenaga Ahli Bupati Manokwari

    BPBD mendata banjir melanda wilayah Distrik Kota Waisai pada 23 September lalu. Longsor juga menambah dampak kerusakan sehingga warga harus mengungsi.

    Di tengah bencana ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) juga menyoroti aktivitas ekonomi di Raja Ampat. KLHK tengah melakukan investigasi ulang terhadap salah satu proyek di kawasan tersebut.

    Baca juga:  Kejati Ungkap Skandal Korupsi di Bank Papua di Teminabuan, Nilainya Rp300 M

    Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pemerintah tetap berhati-hati dalam memberi izin usaha.

    “Proyek ini memang memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang. Namun, kami tetap mencermati potensi pencemaran yang mungkin timbul,” ujar Hanif di Jakarta.

    Baca juga:  Forum Honorer Kecewa Kinerja Penyidik Polda PB: Tersangka Dibiarkan Keliaran

    Audit lingkungan atas proyek itu kini masih berlangsung intensif. Hasil investigasi lapangan dijadwalkan dipaparkan kepada pimpinan kementerian pada Senin (29/9/2025).

    Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan bersama tim Direktorat Tata Lingkungan sebelumnya sudah meninjau lokasi. Mereka menegaskan pengawasan akan diperketat agar aktivitas ekonomi tidak mengancam kelestarian alam Raja Ampat. (*/red)

    Latest articles

    Dominggus Ajak 6 Provinsi di Papua Sinergi Garap Pembangunan Rendah Karbon

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak enam provinsi di tanah Papua untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan rendah karbon. Sinergi ini guna...

    More like this

    Kanwil Kemenkum Pabar Harmonisasi Ranperbup Program Satu Milyar Satu Kampung Kaimana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat memfasilitasi kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati...

    Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Papua Barat menggelar aksi damai...

    Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Forum Lalu Lintas, Ingatkan Keselamatan Berkendara

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat menggelar kegiatan Forum Lalu Lintas sebagai...