25.8 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
25.8 C
Manokwari
More

    Ratusan BKO TNI-AD di Papua Barat Mulai Digeser Ke Daerah

    Published on

    Manokwari–Sebanyak 140 anggota satuan pasukan bawah kendali operasi (BKO) TNI Angkatan Darat yang didatangkan dari sejumlah Kodam ke Provinsi Papua Barat mulai digeser ke sejumlah daerah.

    Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari/Papua Barat, Kolonel Kav Zubaedi S.Sos menyebutkan, pergeseran dilakukan secara bertahap pada 29 hingga 31 Juli 2020.

    “Dari seluruh anggota Satuan BKO, sudah ada 140 orang yang siap diberangkatkan. Mereka akan digeser dan ditempatkan ke kodim difinitif dan beberapa kodim persiapan,” kata Kolonel Zubaedi.

    Selanjutnya, sebut Kapendam, masih ada aebanyak 235 personel yang menunggu waktu pemberangkatan.

    TNI AD pada Juni 2020 mendatangkan sebanyak 411 pesukan BKO untuk mendorong pembentukan Kodim dan Koramil di sejumlah daerah Provinsi Papua Barat. Mereka tiba secara bertahap di Manokwari dari 28 Juni hingga 2 Juli 2020.

    Baca juga:  Ramah Tamah Dengan Wartawan, Dandim: Media is Power

    Sebelum disebar ke daerah-daerah mereka menjalani pembekalan di Kodam XVIII/Kasuari selama 15 hari sejak 2 hingga 15 Juli 2020. Usai pembakalan, sesuai prosedur penanganan COVID-19 para personil wajib menjalani pemeriksaan COVID-19.

    Pada pemeriksaan pertama, hasil real time polymerase chain reaction (RT-PCR) menunjukan 36 anggota BKO positif COVID-19. Dari temuan itu, trancing kontak dan pemerikaan usap pun dilakukan terhadap ratusan personil lainya.

    Kapendam menuturkan bahwa 235 Anggota satuan BKO yang akan ditugaskan saat ini masih menjalani Isolasi dan karantina mandiri di Badan Diklat Provinsi Papua Barat. Kesehatan Kodam XVIII/Kasuari serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat terus memantau kesehatan mereka.

    Baca juga:  DPRK Apresiasi Capaian WTP Pemkab Raja Ampat, Dorong PAD lewat BUMD

    “Personil yang siap dan bebas COVID pagi tadi sudah diberangkatkan ke Kodim Persiapan Sorong Selatan sebanyak 27 orang. Lalu yang digeser ke Kodim 1806/ Bintuni 13 orang,” lanjut Zubaedi.

    Selanjutnya pada Kamis 30 Juli 2020, 37 orang akan digeser ke Kodim Persiapan Maybrat, satu orang Kodim Persiapan Tambrauw, 18 orang ke Kodim Persiapan Pegunungan Arfak. Lalu pada 31 Juli 2020, pergeseran akan dilakukan ke Kodim Persiapan Manokwari Selatan sebanyak 21 orang dan Kodim Persiapan Teluk Wondama sejumlah 23 orang.

    Baca juga:  Pimpin Apel, Ombesapu Ingatkan Sejumlah Pesan pada ASN

    Terpisah Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap mengatakan, saat ini masih ada 34 orang anggota BKO yang menjalani isolasi di rumah sakit umum (RSU) provinsi di Manokwari

    “Awalnya ada 36 anggota BKO TNI yang positif dan menjalani Isolasi di rumah sakit. Beberapa hari lalua dua diantaranya sembuh dan telah dikembalikan ke satuan. Dengan demikian tersisa 34 orang kini masih menjalani isolasi,”kata dia.(*LPB1).

    Latest articles

    Gubernur Papua Barat Minta Gereja Efata Manggoapi Aktif Bangun Ekonomi

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong Jemaat Efata Manggoapi untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah di usia yang ke-129 tahun. Gereja...

    More like this

    Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Papua Barat menggelar aksi damai...

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)...

    Cari Solusi Batas Adat, Kementerian HAM Datangi Teluk Bintuni Temui Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) turun langsung ke Kabupaten Teluk...