APBD 2024 Teluk Wondama Disepakati Jadi Perda, Realisasi Pendapatan Turun 8,64%

Published on

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 menjadi Perda. Realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2024 tercatat turun 8,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kesepakatan itu dicapai dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRK Teluk Wondama di Rasiei, Kamis (4/9/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRK Teluk Wondama Aplena Dimara, dihadiri Bupati Elysa Auri dan Wakil Bupati Anthonius Alex Marani.

“Kesepakatan bersama ini merupakan bentuk komitmen bersama kepala daerah bersama kami DPRK Teluk Wondama untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik dan akuntabel serta yang terutama adalah bagaimana memastikan penggunaan keuangan daerah yang pro kepada masyarakat Kabupaten Teluk Wondama,” kata Aplena.

Baca juga:  Wabup Wondama Tegaskan DPRK Jalur OAP Harus Merepresentasi Semua Suku

Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama (LKPD) tahun anggaran 2024 sendiri mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK RI Perwakilan Papua Barat. Dewan menilai opini itu menunjukkan masih ada kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Baca juga:  Optimalisasi Dana Otsus, DPRK Wondama Dorong Biaya Kuliah S1-S3 bagi OAP

“Kepala daerah perlu memberi penegasan khusus kepada setiap pimpinan OPD agar sungguh-sungguh menindaklanjuti temuan maupun rekomendasi dari BPK,” ujar Kristina Sayori, anggota DPRK Teluk Wondama dari Kelompok Khusus saat membacakan pemandangan umum gabungan fraksi.

Bupati Elysa Auri dalam pidatonya memaparkan realisasi pendapatan daerah per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,092 triliun atau 92,10 persen dari target Rp1,186 triliun. Angka itu turun 8,64 persen dari realisasi pendapatan tahun 2023 yang mencapai Rp1,187 triliun lebih.

Baca juga:  Upaya Eliminasi Malaria, Sembilan Distrik di Teluk Bintuni Perlu Perhatian Serius

Sementara realisasi belanja daerah tahun anggaran 2024 sebesar Rp968,5 miliar atau 86,55 persen dari rencana Rp1,118 triliun. Realisasi itu juga turun 7,33 persen dibandingkan belanja daerah tahun anggaran 2023 sebesar Rp1,039 triliun.

“Mengalami penurunan sebesar 7,33 persen bila dibandingkan dengan realisasi belanja daerah tahun anggaran 2023 sebesar Rp1.039.474.405.025,61,” ungkapnya. (rex/red)

Latest articles

Wabup Bintuni Lepas 70 Anggota Kafilah MTQ XI Papua Barat ke...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara melepas 70 anggota kafilah Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)...

More like this

Wabup Bintuni Lepas 70 Anggota Kafilah MTQ XI Papua Barat ke Kaimana: Jaga Kekompakan!

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara melepas 70 anggota...

Polda Papua Barat Alami Penyegaran Organisasi, Sejumlah PJU dan Kapolres Dimutasi

‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah Perwira...

Dandim Teluk Bintuni: Negara Siap Dampingi Eks Simpatisan yang Kembali ke NKRI

MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru menyelimuti halaman Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 10 eks...