Legislator Papua Barat Ferry Auparay Sindir PT Doberai Mandiri: Dapat Modal Besar, Untung Kecil

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPR Papua Barat Ferry Auparay menyindir kinerja PT Doberai Papua Mandiri. Perusahaan daerah itu disebut mendapat modal besar, tetapi hanya setor dividen Rp100 juta per tahun.

“Jadi, posisinya dapat seperti Bank Papua, namun jika Bank Papua posisinya jelas dengan deviden per tahun. PT Papua Doberai Mandiri hanya memberikan Rp100 juta per tahun,” ujar Ferry kepada wartawan usai rapat paripurna di Hotel Aston Niu, Manokwari, Senin (15/9/2025).

Baca juga:  Lama Vakum, Bupati Faris Umlati Harap KNPI Raja Ampat Mulai Bekerja

“Kami DPR merasa sangat mengecewakan. Kami memberi catatan agar gubernur mengevaluasi dan mengaudit PT tersebut,” lanjutnya.

Ferry menegaskan pengelolaan keuangan daerah harus memberi dampak langsung ke masyarakat. Dia menilai PAD yang optimal bisa membuat Papua Barat tidak terus bergantung ke pemerintah pusat.

Baca juga:  Merasa Dirugikan, Mantan Ketua MRP Papua Barat Laporkan Media ke Polisi

Menurutnya, pemerintah pusat juga tengah menanggung beban keuangan yang cukup berat. Pada 2025, pusat harus membayar kewajiban jatuh tempo dalam jumlah besar.

Ferry juga menyinggung soal Silpa pada APBD 2024 senilai Rp132 miliar. Dia menilai dana itu sebaiknya digunakan untuk sektor yang lebih menyentuh masyarakat.

“Kita berharap di APBD perubahan Silpa dapat didistribusi habis. Kita lihat masih banyak rakyat miskin, seperti penjual kaki lima, penjual pinang. Selain itu, masih banyak fasilitas pelayanan publik di daerah pedalaman yang membutuhkan dana,” tuturnya.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Serahkan 13 Raperda, Gubernur Persilakan Dewan Kritisi

“Kenapa itu tidak digunakan untuk bangun puskesmas, fasilitas sekolah, sehingga pelayanan publik dasar yang menjadi sorotan dewan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya. (LP14/red)

Latest articles

Rp400 Juta Dikembalikan, Perkara Piutang ASN Pemkab Bintuni-Ketua KPU Berakhir Damai

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Perkara utang piutang antara seorang ASN Pemkab Teluk Bintuni, Papua Barat, berinisial YI dan Ketua KPU Teluk Bintuni berinisial MMMA...

More like this

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan Tamu

MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan...

Percepat Pembangunan, Pemkab Teluk Bintuni Fokus Buka Akses Jalan Wilayah Moskona

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dibawah kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmennya untuk mempercepat...

Pemaparan Ketua LPPD Sulteng hingga Terpilih Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional XV 2029

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi terpilih menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara...