MANOKWARI, LinkPapua.id – Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Manokwari, Papua Barat, untuk membahas percepatan pemerataan listrik dan penambahan SPBU di wilayah tersebut. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya bersama seluruh anggota dan mitra kerja.
“Tadi bersama-sama kita sudah melihat langsung bagaimana keadaan di SPBU Jalan Baru di mana ada antrean yang begitu panjang. Pastinya ini mengganggu kenyamanan aktivitas masyarakat dan mengganggu pelayanan publik khususnya transportasi,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat mendampingi kunjungan Komisi XII DPR RI, Senin (27/10/2025).
Dominggus menjelaskan masih banyak wilayah di Papua Barat yang mengalami kelangkaan BBM dan listrik belum merata. Ia menilai kondisi itu membuat masyarakat harus rela mengantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar.
Ia juga menyoroti keterbatasan infrastruktur energi di beberapa kabupaten. Hingga kini, belum ada terminal BBM di Pegunungan Arfak dan Teluk Wondama sehingga pasokan masih bergantung pada Manokwari dan Teluk Bintuni.
Menurut Dominggus, kondisi tersebut berdampak pada tingginya biaya transportasi dan terbatasnya pasokan BBM subsidi maupun non-subsidi. Akses jalur laut dan darat yang belum memadai turut memperparah distribusi energi di wilayah itu.
“Kami memerlukan intervensi kebijakan nasional yang lebih afirmatif dan kontekstual untuk Papua Barat,” ucapnya.
Rombongan Komisi XII DPR RI sebelumnya meninjau langsung antrean kendaraan di salah satu SPBU Manokwari. Setelah itu, mereka melanjutkan pertemuan di ruang multimedia Kantor Gubernur Papua Barat untuk membahas sinergi pemerataan energi.
Dominggus menyambut baik kunjungan perdana Komisi XII DPR RI ke Manokwari. Ia juga mengapresiasi dua anggota Komisi XII asal Papua Barat, Charoline Chrisye Makalew dari Dapil Manokwari dan Alfons Manibui dari Dapil Teluk Bintuni, yang turut hadir dalam rombongan. (LP14/red)








