PP Pengupahan Terbit, Gubernur Wajib Tetapkan UMP Paling Lambat 24 Desember

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Peraturan Pemerintah (PP) Pengupahan terbit dan mewajibkan gubernur menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 paling lambat 24 Desember 2025. Aturan ini menjadi acuan penentuan kenaikan upah minimum setelah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, PP Pengupahan telah ditandatangani oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Selasa (16/12/2025),” ujar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12/2025).

Baca juga:  Menaker Terbitkan SE THR 2026 Paling Lambat Dibayar H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil!

Kemnaker menyebut PP Pengupahan disusun melalui kajian dan pembahasan panjang bersama berbagai pihak. Hasil pembahasan tersebut kemudian dilaporkan kepada Presiden sebelum ditetapkan.

“Setelah memperhatikan masukan dan aspirasi dari berbagai pihak, khususnya dari serikat pekerja/serikat buruh, akhirnya Bapak Presiden memutuskan formula kenaikan upah sebesar inflasi + (pertumbuhan ekonomi x alfa) dengan rentang alfa 0,5-0,9,” terang Kemnaker.

Baca juga:  Kasus Hilangnya Iptu Tomi Marbun, Keluarga Resmi Lapor ke Polda Papua Barat

Alfa merupakan indeks yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai 0,5 hingga 0,9. Kebijakan ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/2023.

Perhitungan kenaikan upah minimum dilakukan Dewan Pengupahan Daerah untuk disampaikan kepada gubernur sebagai rekomendasi. PP Pengupahan juga mengatur kewajiban gubernur menetapkan UMP serta membuka opsi penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Cek Persiapan dan Keamanan Jelang Pemilu

Selain itu, gubernur diwajibkan menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP). Gubernur juga dapat menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

Khusus tahun 2026, penetapan besaran kenaikan upah harus dilakukan paling lambat 24 Desember 2025. Kemnaker berharap kebijakan pengupahan ini menjadi kebijakan terbaik bagi semua pihak. (*/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres jajaran menangani sebanyak 41 kasus kejahatan jalanan yang...

More like this

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam Enam Bulan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal...

Polda Papua Barat Ungkap 20 Kasus Narkoba Selama Semester I 2026, Sita Sabu dan Ganja

MANOKWARI, Linkpapua.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat mencatat keberhasilan mengungkap 20...

Polda Papua Barat Alami Penyegaran Organisasi, Sejumlah PJU dan Kapolres Dimutasi

‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah Perwira...