MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang warga asal Pegunungan Arfak, Papua Barat, Yopi Saiba (39), mengaku terkesan dengan transformasi layanan administrasi BPJS Kesehatan yang kini dinilai jauh dari kesan birokrasi berbelit. Kemudahan akses baik tatap muka maupun digital di Kantor Cabang Manokwari membuat urusan kepesertaan menjadi lebih praktis dan efisien.
“Sekarang pengurusan administrasi JKN tidak serumit yang sering dibicarakan orang. Justru sangat membantu, terutama bagi peserta yang waktunya terbatas,” ujar Yopi dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).
Yopi menceritakan pengalamannya saat melakukan perubahan data kepesertaan di kantor BPJS Kesehatan setempat. Dia merasa sistem antrean dan keramahan petugas membuat proses pengurusan berjalan tanpa hambatan berarti.
“Sejak datang, saya langsung diarahkan dengan jelas oleh petugas keamanan, mendapat nomor antrean, dan tidak lama kemudian dilayani di loket. Perubahan data langsung diproses. Pelayanannya cepat, ramah, dan profesional,” katanya.
Peserta segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) ini juga menyinggung berbagai inovasi kanal layanan digital yang tersedia. Keberadaan Anjungan Mandiri (AMAN) dianggap sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam meningkatkan layanan publik.
“Semua peserta, baik yang iurannya ditanggung pemerintah maupun yang membayar mandiri, memperoleh hak layanan yang sama. Prinsip keadilan ini harus terus dijaga,” ucapnya.
Bagi Yopi, program JKN bukan sekadar urusan administratif belaka melainkan perlindungan dasar bagi setiap warga negara. Ia menekankan bahwa kualitas layanan yang adil merupakan kunci utama keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional tersebut.
“Dengan iuran yang dibayar rutin, kita tidak perlu panik ketika sakit. JKN itu seperti payung sebelum hujan, disiapkan sebelum dibutuhkan,” tutupnya.
Pemanfaatan layanan daring dan tatap muka ini diharapkan terus memangkas waktu tunggu masyarakat di wilayah Papua Barat. BPJS Kesehatan Cabang Manokwari berkomitmen untuk terus menghadirkan transparansi dan kecepatan layanan bagi seluruh peserta. (LP14/red)















