28.3 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Saat Ramadan, Sekolah Non-muslim Tak Berubah

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 1447 H/2026 M bagi seluruh penerima manfaat. Meski ada penyesuaian skema untuk umat muslim, penyaluran di sekolah mayoritas non-muslim dipastikan tidak mengalami perubahan jadwal.

    “Kami tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan, karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering, untuk yang muslim, yang berpuasa, dikasih makanan yang kering,” kata Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

    Baca juga:  1.237 Siswa di Teluk Bintuni Mulai Nikmati Makan Bergizi Gratis

    Zulhas menjelaskan perubahan mekanisme hanya dilakukan untuk menghormati siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa. Pemerintah tetap menjamin asupan nutrisi anak sekolah meski waktu pemberiannya disesuaikan dengan kondisi lapangan.

    Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan pergeseran waktu distribusi ke sore hari ini khusus menyasar para santri di pondok pesantren agar makanan tetap segar saat berbuka. Sementara itu, sekolah umum di daerah mayoritas Islam akan membagikan paket MBG pada siang hari untuk dibawa pulang ke rumah.

    Baca juga:  Presiden Jokowi Minta Pers di Garda Terdepan Melawan Hoaks

    “Untuk SPPG yang ada di pesantren, karena penerima manfaatnya lokal, nanti pelayanannya geser ke sore hari dengan makanan normal,” terangnya.

    “Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas puasa, itu akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk menjadi menu pada saat buka,” lanjutnya.

    Menu yang dibawa pulang tersebut didesain khusus agar tahan lama dan tidak mudah basi atau rusak. Jenis makanannya pun berbeda dengan menu siap santap yang biasanya diberikan pada hari-hari biasa di luar bulan puasa.

    Baca juga:  Pidar Papua Barat Kritik Program MBG, Serukan Pendidikan-Kesehatan Lebih Penting

    “Contoh untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon,” beber Dadan memberikan rincian menu.

    Pemerintah menegaskan stabilitas program tetap terjaga di wilayah yang penduduknya tidak berpuasa. Pelaksanaan MBG bagi ibu hamil dan balita juga tetap mengikuti jadwal normal tanpa ada pergeseran waktu distribusi. (LP14/red)

    Latest articles

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada akhir tahun 2025. Tingkat pengangguran tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan...

    More like this

    87 Ribu Ajukan Reaktivasi Usai 13,5 Juta PBI JKN Nonaktif

    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sebanyak 87.591 peserta telah mengajukan reaktivasi setelah...

    Komisi II DPR RI Bahas Peluang Daerah Kelola Kawasan Perbatasan di Papua

    MERAUKE, LinkPapua.id - Komisi II DPR RI tengah mendiskusikan pemberian kewenangan lebih besar bagi...

    Penyesuaian Data PBI JK, BPJS Imbau Cek Status JKN

    JAKARTA, LinkPapua.id - BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan JKN menyusul...