Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Saat Ramadan, Sekolah Non-muslim Tak Berubah

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 1447 H/2026 M bagi seluruh penerima manfaat. Meski ada penyesuaian skema untuk umat muslim, penyaluran di sekolah mayoritas non-muslim dipastikan tidak mengalami perubahan jadwal.

“Kami tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan, karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering, untuk yang muslim, yang berpuasa, dikasih makanan yang kering,” kata Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

Baca juga:  Gubernur Dominggus Bareng MUI Safari Ramadan di Bintuni, Bagi Sembako

Zulhas menjelaskan perubahan mekanisme hanya dilakukan untuk menghormati siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa. Pemerintah tetap menjamin asupan nutrisi anak sekolah meski waktu pemberiannya disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan pergeseran waktu distribusi ke sore hari ini khusus menyasar para santri di pondok pesantren agar makanan tetap segar saat berbuka. Sementara itu, sekolah umum di daerah mayoritas Islam akan membagikan paket MBG pada siang hari untuk dibawa pulang ke rumah.

Baca juga:  Garnita Malahayati NasDem Papua Barat Santuni 300 Anak Yatim di Manokwari

“Untuk SPPG yang ada di pesantren, karena penerima manfaatnya lokal, nanti pelayanannya geser ke sore hari dengan makanan normal,” terangnya.

“Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas puasa, itu akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk menjadi menu pada saat buka,” lanjutnya.

Menu yang dibawa pulang tersebut didesain khusus agar tahan lama dan tidak mudah basi atau rusak. Jenis makanannya pun berbeda dengan menu siap santap yang biasanya diberikan pada hari-hari biasa di luar bulan puasa.

Baca juga:  Tiba di Sorong, Ganjar Disodori Aspirasi Perbaikan Rumah Tak Layak Huni

“Contoh untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon,” beber Dadan memberikan rincian menu.

Pemerintah menegaskan stabilitas program tetap terjaga di wilayah yang penduduknya tidak berpuasa. Pelaksanaan MBG bagi ibu hamil dan balita juga tetap mengikuti jadwal normal tanpa ada pergeseran waktu distribusi. (LP14/red)

Latest articles

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia...

More like this

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ganti 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

JAKARTA, LinkPapua.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sembilan Kapolda di sejumlah wilayah...

Menkeu Purbaya Ngaku Kecolongan Anggaran Rp1 T Motor BGN gegara Software Eror

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kecolongan terkait munculnya anggaran...

Pemerintah Siapkan CNG Jadi Alternatif LPG Subsidi untuk Rumah Tangga

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah merancang skema pemberian subsidi bagi penggunaan Compressed Natural Gas (CNG)...