MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hemus Indou pada Jumat (13/2/2026) melakukan kunjungan ke pasar Sentral Sanggeng. Dihadapan para pedagang, ia menegaskan agar tidak ada pungutan liar (pungli) kepada para pedagang.
“Kita memastikan bahwa aset ini milik pemda Manokwari. Tidak boleh ada pungli atau pembayaran didepan termasuk aksi premanisme. Kita sesama anak Papua harus menjaga daerah ini,”ungkap Hermus.
Disampaikannya, dengan gelontoran anggaran besar yang dikeluarkan oleh pemerintah, maka seluruh pihak dapat bersama menjaga aset tersebut. Secara tegas ia mengatakan tidak boleh ada lapak yang dibangun diluar areal pasar Sanggeng.
“Saya ingatkan tidak boleh ada lapak yang dibangun diluar areal pasar. Tidak boleh juga meja lapak di dalam pasar yang diperjual belikan ke masyarakat. Semua lahan ini sudah dibayarkan sehingga tidak boleh ada yang klaim lalu mau menguasai pasar,”tegas dia.
Hermus dalam kesempatan itu ingin memastikan agar pedagang yang berjualan dapat melaksanakan aktivitas dengan tenang. Kehadiran pasar tersebut bertujuan agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan dipinggir jalan atau pertokoan.
“Jika ada yang mau dikomunikasikan, mari bicara sama-sama agar dapat solusi. Termasuk yang belum dapat lapak atau kios,”tutup dia.(LP3/Red)








