25.4 C
Manokwari
Jumat, Maret 13, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Naikkan Harga Tiket Kapal, Ini Alasan PT. Belibis Papua Mandiri Dan PT. Fajar Indah Lines

    Published on

    RAJA AMPAT – Kenaikan Harga tiket penumpang PT. Belibis Papua Mandiri dan PT. Fajar Indah Lines berdasarkan beberapa alasan.

    Hal ini di sampaikan kepada kedua pihak pimpinan cabang perusahan pelayaran kapal saat hearing bersama Komisi II DPRD Raja Ampat dan Dinas Perhubungan, Senin (10/08/2020).

    Kepala Cabang PT. Belibis Papua Mandiri Raja Ampat, Ahadi dan Kepala Operasional PT. Fajar Indah Lines Raja Ampat, Okni Bulawan ketika ditemui wartawan di Warkop Om Ndut, Senin malam. Ahadi menyampaikan, dalam pertemuan tadi pada dasarnya DPRD dari Komisi II dan Dinas Perhubungan belum menyetujui kenaikan harga tiket.

    Dijelaskan, pihak perusahan menaikan harga tiket penumpang karena ada beberapa alasan, disampingnya banyak penambahan biaya operasional seperti pembatasan penumpang dan ABK diwajibkan harus rapid tes.

    “Ditengah pandemi Covid tentunya kami diharuskan mengikuti protokoler kesehatan. Contoh, kami menyiapkan tempat cuci tangan bagi penumpang, menyediakan masker, setiap penumpang harus di semprot dengan cairan disenfektan. Semua itu butuh biaya”, terangnya.

    Baca juga:  Pemkab Raja Ampat Ingatkan ASN-PPPK Tingkatkan Profesionalisme

    Lanjut Ahadi, setelah pihaknya menyampaikan alasan biaya penambahan operasional, namun pihak DPRD menjawab bahwa saat ini pihak perisahan belum bisa menaikan harga tiket, karena kapal baru dua kali beroperasi.

    “Untuk harga tiket, pihak Komisi II dan Dinas Perhubungan meminta harus harga kemarin, yaitu kapal cepat Rp. 100.000 tetap dan harga tiket KM. Fajar Rp. 70.000, dengan alasan masyarakat keberatan dengan kenaikan harga tiket”, kata Ahadi kutip peryataan Komisi II DPRD dan Dishub dalam pertemuan tersebut.

    Terkaitan permintaan tersebut, Ahadi mengaku akan mengklarifikasi kembali kepada direktur utama PT. Belibis Papua Mandiri.

    “Tapi dengan catatan saya meminta surat dari Komisi II dan Dinas Perhubungan bahwa Pemda belum mengiakan kenaikan tiket, karena dengan alasan pandemi covid”, pintanya.

    Baca juga:  Haji Sahid Salurkan Bantuan 700 Paket Pangan kepada Warga Raja Ampat

    Sementara Kepala Operasional PT. Fajar Indah Lines, Okni Bulawan mengatakan, alasan kenaikan harga tiket KM. Fajar Indah karena salah satunya belum mendapatkan minyak subsidi.

    “Itu alasan kami, karena minyak masih pakai industri. Alasannya lain sama seperti yang di katakan Kepala Cabang PT. Belibis dengan pembatasan penumpang, kemudian syarat protokol kesehatan dan semuan kami siapkan”, ucap Bulawan senada dengan alasan Ahadi.

    Ditambahkan, dalam pertemuan bersama pihak DPRD dari Komisi II dan Dinas Perhubungan, maka harga tiket KM. Fajar akan di tinjau kembali karena belum ada persetujuan Pemda.

    “Terkait harga tiket kami akan tinjau kembali, karena dari hasil rapat tadi Pemda belum menyetujui hasilnya dan menurut mereka (Pemda) seharusnya dibahas bersama”, terang Bulawan.

    Terkait permintaan itu, Kepala Operasional PT. Fajar Indah juga mengaku akan berupaya kembali berkoordinasi dengan pimpinan bahwa Pemda belum menyetujui kenaikan harga tiket penumpang.

    Baca juga:  Sambut HUT GKI, Jemaat GKI Alfa Omega Waisai Klasis Raja Ampat Gelar Jalan Sehat

    “Tapi dengan catatan seperti yang di katakan pak Ahadi, harus ada surat dari DPRD dan Dinas Perhubungan untuk sebagai bukti bahwa Pemda belum menyetujui harga tiket tersebut”, jelas Okni Gulawan.

    Lebih lanjut, Keputusan harga tiket saat ini, kedua pihak pimpinan cabang PT. Belibis Papua Mandiri dan PT Fajar Inda Lines belum bisa mengambil keputusan. Menurut mereka, Keputusan itu tergantung laporan kepada pimpinan pusat masing-masing terkait hasil rapat tersebut.

    “Kami tidak bisa mengambil keputusan tentang harga. Sambil menunggu keputusan dari pimpinan, berarti harga tiket saat ini masih berlaku, namun ketika sudah ada keputusan dari pimpinan maka kami segera turun harga tiket”, ucap kedua pimpinan cabang itu. (LPB4/Red)

    Latest articles

    Polda Papua Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Polri dan Salurkan Beras...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Polda Papua Barat menggelar kegiatan Bazar Pasar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak penyaluran beras beras Bulog SPHP yang berlangsung di Lobby...

    More like this

    Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

    Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...

    Rajif Achmad Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KNPI Raja Ampat 2025-2028

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Rajif Achmad ditetapkan sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...