25.4 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 senilai Rp2,57 triliun. Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat dan disiplin menjalankan program sejak awal tahun.

    APBD 2026 Teluk Bintuni ditetapkan sebesar Rp2,57 triliun dan menjadi dasar pembiayaan seluruh program perangkat daerah. DPA secara simbolis diserahkan di Aula Sasana Karya, Kantor Bupati SP3 Distrik Manimeri, Rabu (11/02/2026).

    “Penyerahan DPA pada hari ini merupakan bagian yang sangat penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah karena menandai dimulainya pelaksanaan APBD Teluk Bintuni tahun anggaran 2026,” ujar Yohanis.

    Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Kunjungi Distrik Aroba, Serap Aspirasi Warga

    “DPA menjadi dasar hukum sekaligus pedoman pelaksanaan program dan kegiatan yang harus dilaksanakan secara konsisten, akuntabel, dan bertanggung jawab,” katanya.

    Yohanis menekankan setiap OPD harus menyiapkan langkah strategis sejak awal agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran. Dia juga meminta kepala dinas dan pengguna anggaran menunjukkan komitmen dalam pengelolaan keuangan.

    Baca juga:  Hari Otsus Papua di Bintuni, Wabup Joko Singgung Pendidikan hingga Infrastruktur

    “Disiplin dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” ucapnya.

    Dia juga mengingatkan OPD segera mengajukan uang persediaan (UP) dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi. Dia menegaskan pencairan UP akan ditunda jika dokumen belum lengkap.

    “Saya minta BPKAD untuk ketat dalam menyeleksi penyampaian syarat-syarat pengajuan UP ini. Jika satu saja syarat belum terpenuhi, maka UP agar ditunda pencairannya sampai semua syarat dipenuhi,” tegasbta.

    Baca juga:  Keluarga Histeris Sambut Jenazah Siswa SMP Korban Tenggelam di Manokwari

    Selain percepatan pelaksanaan anggaran, Pemkab Teluk Bintuni juga tengah menjalani pemeriksaan awal LKPD 2025 oleh BPK RI sejak 2 Februari hingga 3 Maret 2026. Bupati meminta seluruh OPD kooperatif dan segera melengkapi data yang dibutuhkan.

    Yohanis mengajak seluruh jajaran Pemkab bekerja dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas. Dia berharap pelaksanaan APBD 2026 mampu mendorong terwujudnya Teluk Bintuni yang SERASI sesuai visi pembangunan daerah. (LP5/red)

    Latest articles

    Polres Fakfak Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Komitmen Polri dalam mendukung instruksi Presiden Republik Indonesia terkait swasembada dan ketahanan pangan nasional tidak hanya disampaikan lewat kebijakan, tetapi dibuktikan langsung di...

    More like this

    Cari Solusi Batas Adat, Kementerian HAM Datangi Teluk Bintuni Temui Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) turun langsung ke Kabupaten Teluk...

    Masyarakat Adat Pasang Sasi di Kapal Seismik Fakfak, Operasi Migas Terhenti

    FAKFAK, LinkPapua.id - Masyarakat adat petuanan Raja Arguni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, melakukan...

    Anggota DPR RI Cheroline Sosialisasi 4 Pilar ke Pelajar Manokwari, Tekankan Cegah Bullying

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPR RI Cheroline Chrisye Makalew menekankan pencegahan bullying saat menyosialisasikan...