27.9 C
Manokwari
Sabtu, April 11, 2026
27.9 C
Manokwari
More

    DPRD Teluk Bintuni Tolak Usul Penundaan Pelantikan Bupati-Wabup Terpilih

    Published on

    BINTUNI, Linkpapuabarat.com – Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) meminta DPRD Teluk Bintuni menunda rapat paripurna pengusulan pelantikan bupati-wabup terpilih. FMPD menilai masih ada hasil sengketa yang harus ditunggu sebelum pelantikan ditetapkan.

    “Forum Masyarakat Peduli Demokrasi datang menyampaikan kepada Bapak Ibu, agar membatalkan rapat paripurna karena proses hukum sementara sedang berjalam. Mungkin minggu depan ada salah satu putusan DKPP. Makanya kami datang pada lembaga ini agar menanggapi aspirasi kami,” salah satu perwakilan DKPP, Roy.

    Menurut Roy, pihaknya mengusul agar paripurna itu ditunda. Bukan dibatalkan. Menunda kata dia, dilakukan sambil menunggu putusan DKPP paling lambat minggu depan.

    Baca juga:  Priska Pricilia Kasihiw Dilantik Jadi Ketua Dekranasda Teluk Bintuni, Tugas Penting Menanti

    “Kalau putusannya sudah berakhir bapak-bapak boleh melaksanakannya. Kami hanya minta ini ditunda,” kata Roy.

    Ketua DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Simon Dowansiba menanggapi datar permintaan itu. Ia mengaku sangat respek dengan FMPD. Hanya saja rapat paripurna pengusulan pelantikan tak bisa ditunda dengan alasan itu.

    “Kami sebagai lembaga DPRD dan juga sebagai rumah rakyat kami sangat respek menerima bapak ibu untuk menyampaikan aspirasi. Namun pada sore hari ini rapat paripurna tidak dapat ditunda. Kami menyampaikan bahwa lembaga ini sebagai perpanjangan tangan dari lembaga Mahkamah Konstitusi. UU lebih tinggi. Jadi aspirasi kami terima, tapi rapat tetap akan dilaksanakan,” kata Simon Dowansiba.

    Baca juga:  Wabup Bintuni Lantik Pengurus Paguyuban Pasundan, Minta Kolaborasi Bangun Daerah

    Simon menerima perwakilan FMPD didampingi Wakil Ketua I Herlina Husein dan Wakil Ketua II Yohanes Pongtuluran. Aspirasi diterima di ruang rapat kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat sore (26/2/2021).

    Menurutnya, sesuai dengan peraturan, keputusan dari MK kepada KPU paling lambat lima hari. Dari KPU pada tanggal 20 Februari 2021 lalu, KPU Teluk Bintuni sudah melakukan pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

    Baca juga:  Dua Hari Hilang, Mayat Warga Teluk Bintuni Ditemukan di Perut Buaya

    “Kalau lewat dari lima hari itu nanti kami yang di salahkan. Aspirasi tetap kami terima mekanisme tetap berjalan ” jelasnya.

    Pada saat menerima perwakilan dari Forum Peduli Demokrasi Kabupaten Teluk Bintuni, turut hadir dan meyaksikan empat anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni, Ayor Kosepa (Golkar), Sujono (Perindo) , Hans Tutorium (PPP) dan Muhammad Tiakolly (Golkar). (LPB5/red)

    Latest articles

    Halal Bihalal PHBI Manokwari, Perkuat Persatuan dan Sinergi Hadapi Bencana

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manokwari menggelar kegiatan halal bihalal bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari serta unsur TNI-Polri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan...

    More like this

    Adrian Kairupan Terpilih Jadi Ketua PWI Teluk Bintuni Periode 2026-2029

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Adrian Kairupan terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten...

    Konferensi III PWI Teluk Bintuni Resmi Dibuka, Siap Pilih Ketua Baru

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar...

    Wabup Joko Tutup MTQ XI, Distrik Bintuni Juara Umum 3 Kali Beruntun

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni, Joko Lingara, resmi menutup Musabaqah...