Flu Super Belum Ditemukan di Papua Barat, Warga Diminta Tetap Waspada

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus penyakit flu super di wilayahnya. Meskipun nihil kasus, masyarakat diminta tidak lengah mengingat virus ini telah terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia lainnya.

“Flu super memang belum ada di Papua Barat, tapi secara nasional penyakit ini sudah dilaporkan muncul di Indonesia pada periode November hingga Desember 2025,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Alwan Rimosan, saat memimpin apel di Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026).

Baca juga:  Pameran UMKM Pesparawi XIV Papua Barat Catat Transaksi Rp1,2 Miliar, Jauh Lampaui Target

Alwan menjelaskan flu super dipicu oleh virus influenza A (H3N2) yang memiliki daya tular sangat cepat melalui droplet. Hal ini menjadi perhatian serius Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meski belum masuk kategori pandemi.

“Karena sifat penularannya cepat, maka kewaspadaan tetap diperlukan. Kita tidak perlu panik, tetapi harus disiplin dalam pencegahan,” katanya.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Tegaskan Moratorium Mutasi ASN Masih Berlaku

Gejala flu super ini disebut mirip dengan flu biasa, mulai dari demam tinggi hingga nyeri badan. Namun, potensi komplikasi pada lansia dan penderita penyakit kronis jauh lebih berbahaya.

“Imunitas tubuh adalah benteng utama. Pola hidup sehat dan olahraga teratur menjadi kunci penting,” tuturnya.

Dinkes mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi gorengan serta makanan cepat saji sebagai langkah preventif. Masyarakat disarankan memperbanyak konsumsi sayuran rebus dan buah-buahan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Baca juga:  Penyelidikan Terus Berlanjut, 80-an Saksi Diperiksa Terkait Serangan di Fakfak

“Kami terus melakukan pemantauan. Jika ada perkembangan, pasti akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik,” ucapnya.

Hingga saat ini, laporan dari berbagai fasilitas kesehatan di Papua Barat masih menunjukkan hasil negatif. Pemerintah meminta warga hanya mempercayai informasi resmi untuk menghindari kabar bohong yang meresahkan. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...

PI 10 Persen Tak Kunjung Cair, Gubernur Papua Barat Desak Pemerintah Pusat Percepat Hak Migas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendesak pemerintah pusat mempercepat realisasi participating...

Waktu Makin Sempit, Wagub Papua Barat Minta OPD Gercep Tindak Lanjuti Perubahan APBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta organisasi perangkat daerah...