28.3 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    Gagalkan Penyelundupan 15 Ekor Burung Jagal Papua, Pelni Tingkatkan Pengawasan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com-PT Pelni Cabang Manokwari menggagalkan upaya penyelundupan satwa endemik Papua berupa 13 ekor burung Jagal Papua hasil sweeping rutin petugas kapal di atas KM. Sinabung yang sandar di Pelabuhan Manokwari, Sabtu (19/7/2025).

    Kepala Operasi Pelni Manokwari Abdul Rais Akbar, di Manokwari, Senin, menjelaskan, burung-burung tersebut dibawa secara ilegal tanpa dokumen resmi yang didugak dari Jayapura atau Kabupaten Biak dan akan diselundupkan keluar wilayah Papua, kemungkinan besar menuju Jawa Timur.

    Baca juga:  Prabowo Serang Anies: Polusi Jakarta Tertinggi, Padahal APBD Rp80 Triliun

    “Dari total 15 ekor yang ditemukan, dua ekor dalam kondisi mati. Sisanya, sebanyak 13 ekor kami amankan dan serahkan ke pihak berwenang,” ujarnya.

    Burung-burung tersebut ditemukan tanpa pemilik di antara barang bawaan penumpang. Petugas menduga pemilik menempatkan burung-burung itu sembunyi-sembunyi untuk menghindari pemeriksaan.

    Baca juga:  Bupati Bintuni Jadi Irup HUT RI, Dorong Persatuan dalam Keragaman

    Setelah tiba di Pelabuhan Manokwari, satwa-satwa tersebut diserahkan kepada KP3 Laut dan diteruskan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua Barat.

    Selanjutnya, pada Senin (21/7), belasan burung Jagal Papua itu dilepasliarkan ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Meja, Amban, Manokwari, bersama pihak BKSDA, Polsek Amban, dan Pelni Manokwari.

    “Ini komitmen kami untuk mendukung pelestarian satwa dan mencegah penyelundupan ilegal yang merugikan kekayaan alam Papua,” tambah Abdul Rais.

    Baca juga:  Hermus Indou Diangkat menjadi Anggota Keluarga Talaud

    Pelni Manokwari menegaskan akan terus memperketat pengawasan dan sweeping rutin di atas kapal untuk mengantisipasi segala bentuk pelanggaran, khususnya penyelundupan satwa liar yang dilindungi.

    “Sinergi petugas kapal, kantor cabang, dan instansi penegak hukum menjadi kunci keberhasilan kami dalam menjaga kekayaan hayati Papua,” tutupnya.(LP3/Red)

    Latest articles

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada akhir tahun 2025. Tingkat pengangguran tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan...

    More like this

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada...

    Angka Kemiskinan Papua Barat Turun Jadi 19,58%, Berkurang 4,5 Ribu Orang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi ekonomi di...

    Bantu UMKM Maybrat, OJK Dorong Warga Gunakan Akses Pembiayaan Formal

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong...