28.7 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
28.7 C
Manokwari
More

    Gubernur Lepas Pengiriman 12 Ton Kakao Ransiki ke Surabaya

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com-Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada Kamis (12/11) kembali melepas pengiriman kakao kering produksi petani di Ransiki, Manokwari Selatan ke Surabaya, Jawa Timur.

    “Sebelumnya kita lepas pengiriman rumput laut produksi petani asli Papua di Teluk Wondama. Sekarang kita akan melepas kakao dari petani asli Papua di Manokwari Selatan,” ucap gubernur pada kegiatan tersebut.

    Ia menyebutkan, kakao merupakan satu dari lima komoditas unggulan Papua Barat yang akan terus dikembangkan. Pengembangan komoditas ini sudah masuk dalam skema pembanganunan ekonomi hijau.

    Baca juga:  Paku Kodim 1801/Manokwari Dapat Penghargaan Kinerja Terbaik dari KPPN

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Papua Barat Charlie Heatubun pada pelepasan itu menyebutkan, selama tahun 2020 secara keseluruhan sudah 90 ton biji kakao kering yang dikirim koperasi Eiber Suth Ransiki.

    “Untuk hari ini ada 12 ton yang dikirim ke Surabaya, Jawa Timur,” katanya

    Menurut dia, Pemprov Papua Barat, pusat serta sejumlah mitra pembangunan ekonomi hijau terlibat dalam pengembangan komoditas tersebut. Selain pasar domestik, lanjut Charlie, biji kakao di daerah tersebut juga diekspor ke sejumlah negara wilayah Eropa

    Baca juga:  Kemendagri Diminta Longgarkan Efisiensi Anggaran demi Pembangunan SDM Papua

    Dia menyebutkan, harga jual kakao kering di koperasi tersebut Rp 45 ribu/kg untuk kakao premium dan Rp 30 ribu/kg untuk yang biasa.

    “Dari hasil kegiatan operasi yang berlangsung selama tahun 2020 ini uang yang berededar di Manokwari Selatan melalui Koperasi Eiber Suth sudah sebesar Rp 2,8 miliar,” katanya.

    Baca juga:  Papua Barat Dikucur Rp17,25 T, Ali Baham: Hati-hati, Harus Akuntabel

    Pada pelepasan pengapalan di pelabuhan Manokwari ini, Gubernur juga menyerahkan bantuan peralatan dari Mitra pembanguan program pertumbuhan ekonomi hijau.

    Bantuan berupa dua mesin sortrasi, senso, mesin babat, rool plastik UV, 20 unit rumah pembibitan. Bantuan itu untuk mendukung kegiatan koperasi dan petani meningkatan kuantitas serta kualitas produksi kakao.(LPB1/red)

    Latest articles

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum angkatan pertama dalam prosesi yudisium dan pelepasan Tahun Akademik 2025/2026,...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...