25.1 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
25.1 C
Manokwari
More

    HPI: Potensi Wisata Papua Barat Besar, tapi Butuh Optimalisasi

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat menyebut Papua Barat memiliki potensi wisata yang luar biasa, tetapi belum dikelola secara optimal. Mereka mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dalam mengembangkan sektor pariwisata agar dapat meningkatkan pendapatan daerah.

    “Pariwisata yang kita miliki ada yang di bawah air di darat sampai di Pegunungan Anggi, di mana ada burung-burung endemik yang banyak dikunjungi wisatawan luar negeri,” ujar Ketua Biro Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) DPD HPI Papua Barat, Yensen Seragih, kepada wartawan di Swiss Belhotel Manokwari, Selasa (4/3/2025).

    Baca juga:  Wakapolda Papua Barat Temui Pimpinan Perguruan Tinggi di Manokwari

    Seragih mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian, rata-rata wisatawan mengeluarkan sekitar Rp 10 juta per hari dalam sekali kunjungan. Jika target kunjungan mencapai 1.000 kali, maka potensi pendapatan bisa mencapai Rp 10 miliar.

    “Potensi wisata di Papua Barat sangat besar, hanya memerlukan optimalkan agar potensi yang ada dapat menghasilkan manfaat. Tolong juga dorong guide-guide lokal agar diberdayakan agar dapat meningkatkan potensi wisata daerah,” katanya.

    Baca juga:  Garap Potensi Wisata, Asisten II Setda Papua Barat: Harus Kerja Sama-sama

    Dia juga menyoroti perlunya sinergi antara dinas-dinas terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang memberikan pelatihan, serta Dinas Pariwisata yang bertanggung jawab atas promosi destinasi unggulan Papua Barat.

    “Namun, yang dipromosikan harus terarah. Apa yang menjadi potensi itulah yang dipromosikan, kita punya burung-burung endemik tidak dipromosikan,” ucapnya.

    Seragih berharap di masa kepemimpinan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, dapat dipilih figur-figur yang berkompeten dan mampu bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

    Baca juga:  Kapal Pesiar Silver Explorer Kunjungi Pulau Roon: Potongan 'Surga' yang Eksotik

    “Dibutuhkan kerja sama dari banyak pihak agar lebih banyak menarik wisatawan. Jika wisatawan banyak datang, uang masuk, maka inflasi turun. Itu penting agar pemerintah bisa mengetahui,” tuturnya.

    Selain itu, Seragih juga mendorong pemerintah daerah di setiap kabupaten/kota untuk lebih aktif mengembangkan wisata berbasis kerakyatan. Dia mencontohkan Kampung Kwawi di Manokwari yang telah dikenal sebagai kampung wisata, serta potensi besar lainnya seperti Kampung Aisakdami di Wondama, komunitas Suku Mairasi di Kaimana, dan Kampung Lobo. (LP14/red)

    Latest articles

    UNCRI Wisuda 173 Lulusan, Rektor Target Akreditasi Unggul 2028

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) melepas 173 lulusan perdana dalam prosesi wisuda di Aula Polda Papua Barat. Momentum ini menjadi pijakan awal...

    More like this

    UNCRI Wisuda 173 Lulusan, Rektor Target Akreditasi Unggul 2028

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) melepas 173 lulusan perdana dalam prosesi wisuda...

    Wakapolda Papua Barat Hadiri Wisuda UNCRI, Wujud Dukungan dalam Pengembangan SDM

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah,...

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...