25.1 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
25.1 C
Manokwari
More

    HPI: Potensi Wisata Papua Barat Besar, tapi Butuh Optimalisasi

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat menyebut Papua Barat memiliki potensi wisata yang luar biasa, tetapi belum dikelola secara optimal. Mereka mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dalam mengembangkan sektor pariwisata agar dapat meningkatkan pendapatan daerah.

    “Pariwisata yang kita miliki ada yang di bawah air di darat sampai di Pegunungan Anggi, di mana ada burung-burung endemik yang banyak dikunjungi wisatawan luar negeri,” ujar Ketua Biro Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) DPD HPI Papua Barat, Yensen Seragih, kepada wartawan di Swiss Belhotel Manokwari, Selasa (4/3/2025).

    Baca juga:  Brigjen Pol. Dr. Sulastiana Resmi Jabat Wakapolda Papua Barat

    Seragih mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian, rata-rata wisatawan mengeluarkan sekitar Rp 10 juta per hari dalam sekali kunjungan. Jika target kunjungan mencapai 1.000 kali, maka potensi pendapatan bisa mencapai Rp 10 miliar.

    “Potensi wisata di Papua Barat sangat besar, hanya memerlukan optimalkan agar potensi yang ada dapat menghasilkan manfaat. Tolong juga dorong guide-guide lokal agar diberdayakan agar dapat meningkatkan potensi wisata daerah,” katanya.

    Baca juga:  Kapal Pesiar Silver Explorer Kunjungi Pulau Roon: Potongan 'Surga' yang Eksotik

    Dia juga menyoroti perlunya sinergi antara dinas-dinas terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang memberikan pelatihan, serta Dinas Pariwisata yang bertanggung jawab atas promosi destinasi unggulan Papua Barat.

    “Namun, yang dipromosikan harus terarah. Apa yang menjadi potensi itulah yang dipromosikan, kita punya burung-burung endemik tidak dipromosikan,” ucapnya.

    Seragih berharap di masa kepemimpinan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, dapat dipilih figur-figur yang berkompeten dan mampu bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

    Baca juga:  Bupati Orideko Bangga Raja Ampat Jadi Tuan Rumah Kongres FGM-GKI

    “Dibutuhkan kerja sama dari banyak pihak agar lebih banyak menarik wisatawan. Jika wisatawan banyak datang, uang masuk, maka inflasi turun. Itu penting agar pemerintah bisa mengetahui,” tuturnya.

    Selain itu, Seragih juga mendorong pemerintah daerah di setiap kabupaten/kota untuk lebih aktif mengembangkan wisata berbasis kerakyatan. Dia mencontohkan Kampung Kwawi di Manokwari yang telah dikenal sebagai kampung wisata, serta potensi besar lainnya seperti Kampung Aisakdami di Wondama, komunitas Suku Mairasi di Kaimana, dan Kampung Lobo. (LP14/red)

    Latest articles

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi ketat perencanaan APBD 2026 demi menjaga uang rakyat....

    More like this

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak Awal

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Polda Papua Barat Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melaksanakan Operasi Keselamatan di jalan Yos sudarso. Manokwari sebagai upaya...

    SK Terbit, Pelantikan Waka III DPRP Papua Barat Tunggu Agenda Gubernur

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Surat keputusan (SK) pelantikan Wakil Ketua (Waka) III DPRP Papua Barat...